INDOZONE.ID - Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Aceh-Yogyakarta (HIMPASAY) menggelar pelantikan pengurus HIMPASAY periode 2025–2026 dan temu ramah. Kegiatan tersebut mengusung tema “Saree Langkah, Saboeh Kheun, Tanyoe Rantoe Tameusyedara” yang berlangsung di Bale Gadeng.
Acara ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat Aceh di Yogyakarta, seperti Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta (HIMA) dan Meunasah Aceh, pada Minggu (26/10/2025).
Tidak ketinggalan, organisasi mahasiswa Aceh seperti Taman Pelajar Aceh (TPA), perwakilan dari asrama Aceh di Yogyakarta, serta keluarga paguyuban Aceh di Yogyakarta juga ikut hadir.
Ketua panitia pelaksana kegiatan tersebut, Agus Safrizal, S.Sos., dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan acara tersebut.
Ia juga menyampaikan kekagumannya terhadap panitia yang mampu bersinergi dengan baik meskipun belum saling mengenal.
“Saya heran dan takjub dengan kawan-kawan panitia. Meskipun belum terlalu mengenal satu sama lain, tetapi bisa bekerja sama dengan baik. Buktinya, kegiatan kita pada malam hari ini terselenggara seperti yang kita harapkan,” pungkas Agus.
Selanjutnya, salah satu tokoh masyarakat Aceh yang juga Ketua Himpunan Masyarakat Aceh (HIMA) yang baru terpilih menggantikan Bapak Jamaluddin, Ir. Sudarmono, dalam sambutannya berharap agar pengurus HIMPASAY dapat menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah untuk belajar dan saling membantu satu sama lain, serta berperan aktif dalam menjalin silaturahmi dengan masyarakat Aceh di Yogyakarta.
“Harapan saya kepada kepengurusan HIMPASAY yang baru adalah agar HIMPASAY menjadi wadah untuk sama-sama belajar, baik secara akademik maupun dalam kehidupan, melalui silaturahmi dan berbaur dengan masyarakat Aceh di Yogyakarta,” tambahnya.
Baca juga: Mahasiswa UNY: Guru Bukan Profesi Rendahan, Pilar Utama Generasi Masa Depan
Sementara itu, Ketua Umum HIMPASAY terpilih, Rizqi Muhammad Rayyan, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan visi dan misi terkait arah HIMPASAY ke depan. Rayyan ingin membawa organisasi ini ke tiga aspek utama, yaitu akademik, kekeluargaan, dan keterlibatan dengan masyarakat.
“Pada masa kepemimpinan kami, kami ingin membawa arah HIMPASAY yang terfokus pada tiga aspek, yaitu aspek akademik karena kita selaku mahasiswa, aspek kekeluargaan karena kita sama-sama perantau, dan aspek terakhir, kami ingin berbaur dengan masyarakat Aceh, khususnya masyarakat Aceh di Yogyakarta.”
Kegiatan yang berlangsung di Bale Gadeng Sagan tersebut dihadiri oleh sekitar 200 orang, terdiri dari pengurus, pembina, keluarga besar HIMPASAY, tamu undangan, serta masyarakat Aceh di Yogyakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release