Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 09:24 WIB

Inovasi Lintas Jurusan! Ketika Mahasiswa Hukum UMY Masuk Dunia Digital dan Sukses Tembus Google Student Ambassador

Author

Arif Reksa Pambudi, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (umy.ac.id)

INDOZONE.ID - Dunia teknologi sering kali identik dengan mahasiswa teknik atau informatika. Tapi siapa sangka, semangat inovasi juga bisa datang dari mahasiswa hukum.

Arif Reksa Pambudi, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang berhasil terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) nasional dari lebih dari 12.000 pendaftar di seluruh Indonesia.

Baca juga: BINUS University Siapkan Talenta AI Masa Depan, Siap Ubah Dunia Lewat Inovasi Digital!

Arif hadir membawa warna baru: menyatukan hukum, teknologi, dan semangat pemberdayaan desa dalam satu visi besar. Langkahnya menunjukkan kalau inovasi digital bukan milik satu bidang saja, tapi milik siapa pun yang berani berpikir lintas disiplin.

Menembus Batas Ilmu, Membawa Gagasan ke Desa

Berangkat dari latar belakang hukum, Arif justru melihat peluang besar di balik perkembangan teknologi digital. Melalui gagasan bertajuk “Pemuda Desa, Inovasi Teknologi untuk Desa”, ia berkomitmen menjadikan teknologi sebagai jembatan kemajuan yang bisa menjangkau hingga pelosok negeri.

Baginya, kemajuan digital bukan cuma untuk kota besar atau startup kelas dunia, tapi juga untuk desa-desa yang punya potensi luar biasa. 

Arif percaya, ketika anak muda desa dibekali dengan literasi digital dan akses teknologi yang memadai, mereka bisa mandiri dan berdaya tanpa harus meninggalkan akar budaya lokal.

Membangun Ruang Kolaborasi UMY Tech Mover

Kini, Arif tengah mengembangkan program “UMY Tech Mover”, sebuah ruang kolaboratif yang dirancang untuk mahasiswa lintas jurusan di kampusnya. 

Program ini mengajak mahasiswa bertransformasi dari sekadar pengguna teknologi menjadi pencipta solusi nyata. Lewat UMY Tech Mover, mahasiswa UMY bisa belajar bersama, bertukar ide, hingga menciptakan inovasi sosial berbasis teknologi. 

Di sinilah nilai kemanusiaan dan digitalisasi berkolaborasi di mana setiap ide kecil bisa berkembang jadi perubahan besar bagi masyarakat.

Arif percaya, teknologi seharusnya gak memisahkan manusia dari nilai-nilai kemanusiaan, tapi justru memperkuatnya. Karena itu, setiap program yang ia rancang selalu berfokus pada kebermanfaatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Semangat Baru Mahasiswa UMY di Era Digital

Arif menjadi bukti kalau semangat inovasi gak mengenal batas jurusan. Mahasiswa hukum bisa bicara teknologi, mahasiswa teknik bisa berkolaborasi dengan bidang sosial, dan semuanya punya peran penting dalam membangun masa depan bangsa.

Baca juga: BINUS Kemanggisan Gelar Techvolution, Hadirkan 120 Inovasi Teknologi dari Anak Muda

Perjalanan Arif juga jadi reminder kalau dunia kampus gak hanya tempat belajar teori, tapi juga ruang bereksperimen dan menciptakan perubahan nyata.  Ketika mahasiswa berani keluar dari zona nyaman dan membawa ilmunya ke dunia digital, di situlah inovasi sejati lahir.

Nah, gimana mmenurut kamu dengan inovasi lintas jurusan yang dilakukan oleh Arif?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Umy.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU