INDOZONE.ID - Tim mahasiswa dari Fakultas Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Padjadjaran sukses menciptakan perawatan kulit alami yang ramah lingkungan.
Mereka membuat patch transdermal berbasis Nanostructured Lipid Carrier (NLC) dari kombinasi ekstrak alga merah (Haematococcus lacustris) dan minyak buah merah (Pandanus conoideus).
Penelitian ini digagas oleh Riefka Berliana Khoir, Reyza Destiar Rosidi, Cantik Batrisyia Ali, Andi Salwa Karima, dan Ais Verani Wulandari, di bawah bimbingan Prof. Dr. apt. Iyan Sopyan, M.Si.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bahan tersebut menghasilkan manfaat sebagai anti-aging alami.
Tak hanya itu, kombinasi keduanya dapat meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit, sekaligus mengurangi pigmentasi akibat paparan sinar UV-A.
Riefka selaku ketua tim penelitian, menuturkan ada banyak produk anti-aging di pasaran yang mengandung bahan kimia dan memicu iritasi jika digunakan secara rutin.
Baca juga: Tim Bayucaraka ITS Sukses Amankan 5 Gelar Juara Berbagai Kategori di KRTI 2025
“Kami ingin menghadirkan alternatif yang alami, efektif, dan aman bagi kulit,” ujarnya.
Alga merah diketahui mengandung astaxanthin, antioksidan alami dengan kekuatan hingga 100 kali lipat dibandingkan vitamin E.
Sementara itu, minyak buah merah asal Papua kaya akan karotenoid dan tokoferol yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit.
Kedua bahan tersebut diformulasikan menggunakan teknologi NLC yang memungkinkan zat aktif lebih mudah diserap dan bekerja optimal di lapisan kulit.
Baca juga: Tabir Surya Serbuk Sari Bunga Camellia Ditemukan NTU, Blokir Sinar UV dan Mendinginkan Kulit
Dari hasil pengujian, NLC yang dikembangkan memiliki ukuran partikel sekitar 550 nanometer dengan stabilitas tinggi (zeta potential -33,4 mV) serta aktivitas antioksidan kuat dengan nilai IC50 sebesar 24 ppm.
Penelitian dilakukan dengan dukungan dana dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Ditjen Diktiristek melalui program Kreativitas Mahasiswa bidang Kesehatan dan Gizi Masyarakat.
Melalui penelitian tersebut, tim berharap inovasi yang dikembangkan dapat berlanjut hingga tahap komersialisasi.
Upaya ini tidak hanya menghadirkan solusi perawatan kulit nanoteknologi yang efektif dan aman, tetapi juga menegaskan potensi bahan alam Indonesia.
Inovasi ini merupakan kontribusi mahasiswa Unpad dalam menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan serta mendukung pengembangan industri kosmetik berbasis sains dan keberlanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unpad.ac.id