Kamis, 06 NOVEMBER 2025 • 11:00 WIB

Tim MTAF Impact ITB Juara 1 Hackathon BI-OJK 2025 dengan Solusi AI untuk Ekspor UMKM

Author

Tim MTAF ITB (itb.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) jadi juara 1 Kategori Mahasiswa dalam ajang Hackathon BI‑OJK 2025.  Acara tersebut diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Jakarta International Convention Center (JICC), pada Sabtu 1 November 2025.

Baca juga: ITS Boyong Sembilan Gelar Juara di Berbagai Kategori pada Ajang Gemasik 2025

Tim MTAF

Tim yang bernama MTAF Impact terdiri dari Marvel Subekti sebagai mahasiswa dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, Timothy Subekti dan Kinanti Wening Asih dari program Sistem dan Teknologi Informasi, serta Muhammad Fadhil Amri dari Teknik Informatika. 

Nama “MTAF” diambil dari inisial keempat anggota, sedangkan “Impact” mencerminkan visi mereka untuk menghasilkan inovasi yang berdampak.

Rancangan yang Menjadi Solusi Unggulan

Solusi unggulan yang membawa kemenangan adalah platform bernama “UMKM SIAP”, sebuah konsultan ekspor berbasis web yang didukung Artificial Intelligence (AI). 

Sistem tersebut dirancang untuk membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia agar lebih mudah menembus pasar global, mulai dari tahap persiapan hingga eksekusi ekspor.

Tim mencatat bahwa dari sekitar 65,5 juta UMKM di Indonesia, hanya sekitar 15,7 % yang berhasil melakukan ekspor padahal mereka berkontribusi sebesar 61 % terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

"Solusi yang kami tawarkan dapat meningkatkan inklusivitas dengan mendampingi UMKM go international," ujar Marvel, dilansir dari laman resmi ITB, Kamis (6/11/2025)

UMKM SIAP mengombinasikan beberapa fitur utama berbasis AI/ML, antara lain:

  • Chatbot dan Document Compliance Checking untuk membantu persiapan administratif ekspor;
  • Market Intelligence (memanfaatkan LLM untuk ekstraksi dan rangkuman data) demi analisis potensi pasar ekspor;
  • B2B Automatching, sistem rekomendasi yang menyesuaikan UMKM dengan buyer potensial secara otomatis. 

Tahapan Perlombaan dan Tantangan

Kompetisi ini berlangsung hampir lima bulan, dimulai dengan tahap proposal pada 5 Juni 2025, kemudian semifinal hingga final yang berlangsung selama dua bulan.

Tim MTAF Impact bersaing ketat dengan tim dari universitas ternama, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada dan BINUS University.

Tantangan terbesar adalah waktu pengembangan yang terbatas dan kesibukan anggota yang juga sedang mengerjakan tugas akhir, magang, atau pekerjaan.

Baca juga: IPB Jadi Rumah 295 Mahasiswa Internasional, Langkah Nyata Menuju Global Engagement 2026

Meskipun tantangan selalu ada tapi dengan tekad, ketekunan dan keberanian untuk selalu mencoba tim MTAF berhasil membuahkan hasil yang baik.

"Inovasi tidak pernah lahir dari kenyamanan. la lahir dari keberanian untuk 'mencoba'. Menang atau kalah adalah bonus. Kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika kalian berani melangkah keluar dari ketidaknyamanan atau ketakutan itu dan siap membentuk ide untuk melakukan sebuah perubahan," pesan Fadhil kepada para inovator muda lainnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Itb.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU