Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 19:26 WIB

Mahasiswa ITS Terapkan Hidroponik Vertikal Otomatis untuk Atasi Masalah Ekonomi dan Lingkungan Warga Surabaya

Author

Praktik penanaman bibit pada sistem hidroponik vertikal oleh tim mahasiswa KKN SOLVENT ITS bersama warga Keputih Tegal Gang IX, Sukolilo, Surabaya (its.ac.id)

INDOZONE.ID – Mahasiswa Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan membuat sistem hidroponik vertikal yang dilengkapi penyiraman otomatis berbasis waktu.

Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Keputih Tegal Gang IX, Sukolilo, Surabaya. Program KKN ini dikenal sebagai KKN SOLVENT ITS, dan berlangsung selama satu bulan, mulai dari 26 Juli hingga 26 Agustus 2025.

Baca juga: Mahasiswa KKN UNY Kembangkan Eco Enzyme Sederhana dari Limbah Rumah Tangga

Mengatasi Masalah Sosial Ekonomi di Keputih Tegal

Keputih Tegal Gang IX menjadi sasaran, karena wilayah ini tengah menghadapi tantangan sosial ekonomi dan lingkungan cukup serius.

Nyaris sebagian besar warganya mempunyai tingkat pendapatan yang tidak menentu. Selain itu, kondisi pemukiman di sana terkesan kumuh dan tidak sehat karena aktivitas pemulung yang sudah berlangsung lama.

Ketua Pelaksana KKN, Rafli Maulana, mengutarakan bahwa inovasi pertanian urban ini diharapkan mampu menangani permasalahan tersebut. 

Baca juga: Farm the Future: Indonesia Punya Kamu Ajak Generasi Muda Jadi Penggerak Inovasi Pertanian

Tujuannya untuk memberikan alternatif sumber penghasilan baru bagi warga, serta membantu masyarakat dalam meningkatkan ketahanan ekonomi.

“Melalui program ini, kami berharap dapat mewujudkan alternatif mata pencaharian yang lebih produktif dan berkelanjutan melalui pertanian urban berbasis teknologi,” ujar Rafli.

Penerapan Teknologi Sederhana yang Efisien

Penerapan sistem hidroponik vertikal otomatis dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit, yang ada di kawasan tersebut. Metode tersebut mengajarkan teknik pertanian yang efisien dalam penggunaan air dan lahan.

Menurut Rafli, teknologi sederhana ini mudah diaplikasikan untuk mendukung perbaikan kualitas lingkungan pemukiman dan stabilitas ekonomi keluarga. 

Baca juga: UBM Bawa Generative AI ke Sekolah, Bekali Siswa SMA Sekolah Bunda Mulia dengan Teknologi Masa Depan

“ITS telah menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat melalui inovasi teknologi yang berkelanjutan,” ujar Rafli.

Kegiatan KKN mahasiswa ITS di Keputih Tegal Gang IX  secara langsung mendukung pencapaian beberapa poin penting dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Antara lain adalah poin 1, yakni Tanpa Kemiskinan, poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta poin 11 terkait Kota dan Permukiman Berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Its.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU