Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 13:26 WIB

Unsoed Kembangkan Inpago Unsoed Protani, Penyelamat Bencana dan Ketahanan Pangan Petani di Banyumas

Unsoed Kembangkan Inpago Unsoed Protani, Penyelamat Bencana dan Ketahanan Pangan Petani di BanyumasUnsoed Serahkan Benih Inpago Unsoed Protani (unsoed.ac.id)

INDOZONE.ID - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mendukung kesiagaan bencana dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Banyumas.

Unsoed menghadirkan solusi inovatif dalam menanggapi tantangan global, seperti perubahan iklim yang memicu kekeringan, atau meningkatnya kebutuhan pangan dan gizi. 

Baca juga: Kemitraan UNIJI dan PT SGN Jadi Kunci Penguatan Industri Gula dan Ketahanan Pangan Indonesia

Solusi tersebut diwujudkan pada pengembangan varietas unggul padi protein tinggi toleran kekeringan, yang dinamakan Inpago Unsoed Protani.

Unsoed secara resmi menyerahkan bantuan berupa benih padi Inpago Unsoed Protani kepada gabungan kelompok tani melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng. didampingi Kepala Badan Pengelola Usaha (BPU) Unsoed Dr. Adi Indrayanto, S.E., M.Sc.

Selain itu, dilaksanakan pula serah terima benih penjenis Inpago Unsoed Protani dari Ketua Tim Kesiagaan Bencana, Dr. Dyah Susanti, S.P., M.P kepada Bupati Banyumas. 

Baca juga: Bot Tutor AI Harvard Guncang Dunia Pendidikan, Jadi Sarana Bantuan Belajar Mahasiswa

Kepala Badan Pengelola Usaha (BPU) Unsoed, Dr. Adi Indrayanto, menuturkan bahwa kegiatan ini memang telah direncanakan dari bulan Oktober bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Kerja sama ini diinisiasi oleh Tim Kesiagaan Bencana Unsoed sebagai respons terhadap lahan pertanian di Banyumas.

Mereka menghadapi keterbatasan air akibat perubahan iklim global, sehingga mengakibatkan potensi turunnya produksi padi.

Tim Kesiagaan Bencana Unsoed, yang diketuai oleh Dr. Dyah Susanti, S.P., M.P. (salah satu perakit varietas), menjelaskan bahwa bantuan benih dibagi menjadi dua skema. 

Baca juga: Mahasiswa UNY Ubah Kulit Pisang Jadi Alat Deteksi Logam di Air, Lebih Efisien dan Murah

Skema pertama yaitu produktif benih pokok (Stock Seed) total 1 ton, diserahkan langsung untuk dibudidayakan pada musim tanam pertama. Hasil panen ini nantinya akan dikelola oleh BPU Unsoed sebagai produk unggulan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unsoed.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Unsoed Kembangkan Inpago Unsoed Protani, Penyelamat Bencana dan Ketahanan Pangan Petani di Banyumas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!