Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 14:33 WIB

BEM UNS Tunjukkan Cara Mudah UMKM Desa Gebang untuk Perluas Jangkauan Pembeli dengan Pemasaran Digital

Author

BEM UNS Dorong Penguatan UMKM Lewat Pelatihan Pemasaran Digital (uns.ac.id)

INDOZONE.ID - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan penyuluhan di Desa Gebang, Wonogiri.

Kegiatan tersebut secara khusus ditujukan bagi para pelaku yang mengelola Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Baca juga: BEM FEMA IPB-Humanies Project Hadirkan Kolaborasi Nyata Melalui Ekpresi, Edukasi Kesehatan dan Keterampilan Hidup bagi ODGJ

Inisiatif penyuluhan BEM UNS tersebut merupakan bagian yang tak terpisahkan dari agenda Program Mahasiswa Berdampak BEM UNS 2025.

Program ini dapat terlaksana berkat adanya dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI.

Acara berlangsung di Balai Desa Gebang, pada 8 November 2025, bertajuk “Pemasaran Digital & Kemasan Cantik: Biar Brem & Dodol Wonogiri Naik Kelas!”.

Desa Gebang menjadi tempat yang dipilih karena memiliki potensi ekonomi lokal yang unggul, terutama pada produk seperti brem, tempe, dan kacang mete. 

Baca juga: Bikin Siswa Paham Cuan, Telkom University Asah Jiwa Wirausaha Lewat Program “Smart Youthpreneur

Dr. Haris Nugroho, S.Pd., M.Or., selaku ketua tim kegiatan, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengaruh jangka panjang.

“Kami tidak datang untuk formalitas. Harapannya, penyuluhan ini memberi dampak berkelanjutan, khususnya bagi ibu-ibu PKK dan pengusaha brem Desa Gebang. Semoga ilmu hari ini bisa ikut mendongkrak perekonomian desa,” ungkapnya.

Dosen Digital Marketing UNS, Lutfi Auliarahman, S.M., M.M., menyampaikan bahwa dalam berusaha, seseorang harus aktif mencari peluang dan tidak hanya menunggu pembeli.

Beliau mengumpamakan, "Jodoh itu dicari, bukan ditunggu. Sama halnya dengan usaha". 

Baca juga: Kementerian ESDM Gandeng Empat Kampus Tambang Terbaik Indonesia untuk Kegiatan Eskplorasi

Selain strategi pemasaran, ia juga membahas pentingnya penggunaan kemasan produk. Menurutnya, kemasan yang baik dapat meningkatkan kepercayaan pembeli.

Perbaikan kemasan tidak selalu mahal, bahkan stiker sederhana yang memuat nama merek, nomor WhatsApp, dan tanggal kedaluwarsa sudah dapat memberikan nilai tambah signifikan pada produk.

Ketika sesi pemasaran digital dimulai, semangat peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang meningkat.

Materi yang dibahas mencakup cara menggunakan WhatsApp Business. Selain itu, para peserta juga menunjukkan minat besar terhadap promosi melalui Facebook dan Tiktok Affiliate. 

Baca juga: Dosen UNY Dorong Pengembangan Sabun Herbal, Olah Limbah Jadi Produk Bernilai

Lutfi turut menyajikan langkah-langkah yang mudah untuk membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memulai pemasaran digital dari rumah.

Panduan ini mencakup cara memanfaatkan media sosial secara efektif sebagai alat untuk memperluas jangkauan pembeli.

Dr. Haris Nugroho menambahkan, bahwa tim UNS berkomitmen untuk terus membuka komunikasi dan melakukan pendampingan bagi pengusaha desa.

“Kami ingin masyarakat bisa melihat peluang baru. Kalau pemasaran digital berjalan, bukan hanya penjualan naik, tapi ekonomi desa ikut tumbuh,” jelasnya. 

Baca juga: 10 Jurusan Paling Dibutuhkan di Masa Depan, Catatan Penting Buat Calon Mahasiswa Era Digital

Pemberian edukasi tersebut menumbuhkan perspektif baru mengenai strategi pemasaran digital di kalangan penduduk Desa Gebang.

Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi modal penting bagi pelaku UMKM, untuk memperluas pasar mereka dan bersaing secara kompetitif.

Melalui kolaborasi nyata dengan masyarakat Desa Gebang, BEM UNS, dan dosen telah menunjukkan komitmen nyata kampus dalam memberdayakan komunitas lokal.

Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi awal dari perkembangan UMKM yang lebih modern dan berkelanjutan di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uns.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU