INDOZONE.ID - Bagi kamu yang berencana kuliah di luar negeri, mengelola keuangan adalah kunci agar tidak menderita di tanah rantau. Akan tetapi, tidak semua orang teliti terhadap kondisi keuangannya.
Oleh sebab itu, tak jarang ditemui mahasiswa yang kesulitan hidup di tanah rantau. Supaya kamu gak bingung, yuk simak lima tips mudah hidup hemat di luar negeri.
5 Tips Jitu Hemat Biaya Hidup di Luar Negeri bagi Mahasiswa
Baca juga: 5 Tips untuk Mahasiswa Mengelola Keuangan Darurat Saat Dompet Menipis
1. Gunakan Sarana Komunikasi yang Efisien
Memilih kartu SIM dari penyedia layanan (provider) lokal biasanya lebih efisien, baik dari segi harga maupun fasilitas yang ditawarkan.
Selain itu, tentukan aplikasi yang paling efektif untuk berkomunikasi dengan teman di sana dan keluarga di Indonesia.
Sebagai contoh, di Inggris, biaya paket data unlimited bisa mencapai sekitar £25 untuk 30 hari.
2. Manfaatkan Transportasi Publik
Beberapa negara menawarkan kartu identitas mahasiswa, yang dapat digunakan juga untuk fasilitas umum, seperti bus.
Menariknya, sebagai pelajar, kamu berhak mendapatkan potongan harga (diskon) saat menggunakan transportasi umum.
3. Siapkan Mental dan Hilangkan Gengsi
Hidup hemat memerlukan mental yang kuat. Kamu akan dituntut untuk berkompromi dengan situasi dan budaya yang berbeda.
Misalnya, di Eropa, jika mengambil sofa, tempat tidur, bahkan TV bekas yang dihibahkan tetangga adalah keuntungan besar.
Hilangkan pola pikir gengsi agar uang beasiswa atau kiriman dari orang tua bisa kamu manfaatkan untuk keperluan lain.
4. Bawa Persediaan Makanan Favorit
Meskipun makanan kemasan, seperti mie instan, bisa kamu temukan di supermarket di luar negeri (seperti di Amerika atau Rusia). Mie instan yang sesuai seleramu, harganya pasti lebih mahal di sana.
Membawa persediaan dapat membantumu berhemat sambil kamu mencari cara efisien, untuk menikmati makanan tanpa harus mengeluarkan banyak uang.
Baca juga: 5 Tipe Dosen yang Bikin Kuliah di Luar Negeri Jadi Lebih Seru, Humble dan Seru!
5. Cari Sharing Apartment (Apartemen Berbagi)
Jika kamu tidak diwajibkan tinggal di asrama atau apartemen kampus, carilah rumah atau apartemen yang bisa dihuni oleh beberapa orang.
Sistem berbagi ini lebih hemat, terutama untuk tagihan listrik dan internet, karena biayanya bisa kamu bagi dengan teman lain.
6. Wajib Belajar Masak
Baik perempuan maupun laki-laki, kamu wajib belajar masak jika memutuskan untuk studi ke luar negeri dan jauh dari orang tua.
Keterampilan ini sangat penting jika kamu berada di negara yang biaya hidupnya serba mahal atau jika pilihan makanan halal sulit didapat.
Tinggal di sharing house atau apartemen, akan lebih memungkinkan kamu untuk memasak dibandingkan tinggal di asrama.
Baca juga: 10 Kampus dengan Jurusan Akuntansi Terbaik versi Edurank 2025
7. Manfaatkan Kesempatan Kerja Part-time
Beberapa negara dikenal memberikan kesempatan kerja paruh waktu, yang cukup bersahabat bagi pelajar internasional, misalnya 20 jam per pekan (seperti Australia).
Ini adalah kesempatan emas untukmu agar dapat menambah pemasukan, bahkan mengumpulkan modal usaha. Selain uang, relasi yang didapat dari pekerjaan part-time bisa menjadi investasi masa depan yang tidak terduga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Swara.tunaiku.com