Ilustrasi mahasiswa mengelola keuangan (Freepik)
INDOZONE.ID – Setiap mahiswa pasti pernah merasakan kesulitan finansial, apalagi saat akhir bulan. Namun, berbagai kebutuhan penting tetap harus terpenuhi.
Krisis ini sering kali dipicu oleh tertundanya dana kiriman dari orang tua atau keterlambatan pencairan uang beasiswa.
Berikut adalah 5 tips bagi mahasiswa untuk mengetahui cara efektif "bertahan hidup" sampai dana kembali tersedia.
Baca juga: 5 Kunci Jitu Membuat Catatan Kuliah yang Efektif, Stop Nyalin Mentah-mentah!
Bagi mahasiswa yang tinggal di kota asal, solusi penghematan terbaik adalah memilih makan di rumah saat uang menipis.
Namun, untuk mahasiswa kos, makanlah dengan porsi yang lebih padat, atau mencari kesempatan untuk makan bersama dan melakukan patungan membeli makanan dengan teman.
Selain mengandalkan kiriman orang tua atau uang beasiswa, mahasiswa dapat mencari kerja paruh waktu.
Ini termasuk mengikuti kegiatan yang memberikan upah, seperti terlibat penelitian dosen atau menjadi partisipan yang dibayar. Pilihan lain adalah menawarkan jasa sesuai dengan skill yang kamu miliki.
Baca juga: 6 Ide Bisnis Mahasiswa Cepat Cuan: Modal Hemat, Waktu Fleksibel, Kuliah Aman!
Jika kehabisan simpanan dan sudah dipastikan dana akan telat, meminjam uang dari teman dekat adalah solusi yang dapat dicoba.
Teman biasanya akan mengerti keadaan yang dihadapi. Dalam kondisi menipis, meminjam uang teman menjadi pilihan karena terkadang mahasiswa merasa canggung untuk meminta kepada orang tua.
Mahasiswa harus mempunyai kesadaran diri yang tinggi untuk menabung sebagai simpanan darurat, misalnya menyisihkan Rp20.000 secara berkala.
Penting untuk menghindari perilaku konsumtif atau berfoya-foya dan berusalah untuk mengelola keuangan dengan baik.
Baca juga: Intip Drama Biaya Toga di 6 Kampus Top Indonesia: Gratis, Beli atau Uang Jaminan?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unair.ac.id