Jumat, 30 JANUARI 2026 • 15:48 WIB

Kenalkan Luca dan Luna: Boneka Interaktif Karya Mahasiswa Ubaya untuk Lindungi Anak dari Pelecehan

Author

Boneka Sentasi (Sentuhan Aman dan Tidak Aman Edukasi Dini) (ubaya.ac.id)

INDOZONE.ID – Amelia, mahasiswa Program Studi Desain dan Manajemen Produk, Fakultas Industri Kreatif (FIK), Universitas Surabaya (Ubaya) menciptakan inovasi berupa boneka edukasi seksual interaktif.

Alat peraga yang diberi nama Sentasi (Sentuhan Aman dan Tidak Aman Edukasi Dini) ini bertujuan untuk menghadapi tantangan maraknya kasus kekerasan seksual pada anak di Indonesia. 

Baca juga: Perkenalkan MRI Sejak Dini, FKK UMJ Edukasi Murid SD Lazuardi Lewat Lego

Amelia turut prihatin terhadap data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, yang menunjukkan bahwa anak-anak adalah korban kekerasan seksual terbanyak di tingkat nasional.

Di sisi lain, banyak orang tua dan guru masih merasa canggung atau menganggap tabu untuk membicarakan edukasi seksual kepada anak-anak.

Padahal, menurutnya edukasi seksual justru sangat penting diberikan sejak usia dini sebagai langkah perlindungan diri.

“Saya menciptakan boneka ini sebagai media untuk memudahkan penyampaian edukasi seksual dari orang dewasa, khususnya guru kepada anak usia dini,” ungkapnya. 

Baca juga: Tak Hanya Perempuan! Rektor UIN Jakarta: Laki-Laki Juga Bisa Menjadi Korban Kekerasan Seksual di Kampus

Boneka Sentasi hadir dalam dua karakter manusia, yaitu Luca (laki-laki) dan Luna (perempuan), yang dirancang khusus untuk anak usia 3 hingga 6 tahun.

Boneka ini memiliki keunggulan teknologi berupa alat sensor pada area sensitif atau terlarang, seperti wajah, dada, alat kelamin, dan pantat.

Jika area terlarang tersebut disentuh, boneka akan mengeluarkan peringatan suara tegas berbunyi, “Jangan sentuh!”

Tak hanya itu, boneka juga dilengkapi pakaian lepas-pasang serta tiga ekspresi wajah (senang, sedih, dan marah), yang dapat diganti-ganti untuk membantu anak memahami emosi. 

Baca juga: Harapan Baru Pendidikan, Sekolah Rakyat Fasilitasi 15.895 Anak Keluarga Tidak Mampu

Produk juga turut didukung buku panduan guru berisi petunjuk penggunaan boneka, materi edukasi seksual, serta contoh skenario bermain peran untuk membantu anak memahami cara melindungi diri.

Pembuatan boneka sentasi memakan waktu sekitar satu tahun. Amel melakukan riset mendalam melalui studi pustaka, eksperimen visual, hingga wawancara dengan psikolog anak, guru TK, dan orang tua.

Hal tersebut dilakukan agar materi edukasi yang disampaikan akurat, tapi tetap mudah dicerna oleh anak kecil.

Inovasi ini mendapat sambutan hangat saat disosialisasikan di Kelompok Belajar Sanggar Kreativitas Ubaya pada 21 Januari 2026. 

Baca juga: Perkenalkan MRI Sejak Dini, FKK UMJ Edukasi Murid SD Lazuardi Lewat Lego

Shinta Oktaviani, S.Psi., Psikolog selaku kepala sekolah, menilai boneka sentasi membantu anak mematangkan emosi mereka. 

“Diharapkan dengan edukasi boneka ini, anak-anak bisa lebih matang secara emosi dengan tahu kapan harus berbicara dan menolak serta tahu wawasan terkait batasan-batasan sentuhan pada tubuh mereka,” tutur Shinta.

Salah satu orang tua dari anak yang mengikuti edukasi seksual di KB Sanggar Kreativitas Ubaya, Bunga Lia, merasa terbantu dengan edukasi yang diberikan.

“Pendidikan seksual sejak dini memang sangat penting diberikan kepada anak-anak, apalagi di zaman sekarang. Lebih menarik lagi karena dilakukan sambil bermain, jadi anak kecil memahaminya lebih mudah,” ujar Bunga. 

Baca juga: Peminat Membludak hingga 2032, Berikut Profil dan Sistem Pendidikan SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta

Karya yang merupakan tugas akhir Amelia ini, juga dipamerkan dalam acara GradeX FIK Ubaya pada 23-25 Januari 2026.

Melalui inovasi Sentasi, diharapkan angka kekerasan seksual dapat ditekan. Sebab, anak-anak telah memiliki pengetahuan untuk memproteksi diri mereka sendiri sejak dini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ubaya.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU