Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 20:49 WIB

Bikin Bangga! Mahasiswi UNEJ Wakili Indonesia Melalui Program Beasiswa NSP Taiwan

Author

Mahasiswi Hubungan Internasional Universitas Jember, Scientiatari Cahyaning Adhi (unej.ac.id)

INDOZONE.ID - Kesempatan emas berhasil diraih oleh Scientiatari Cahyaning Adhi, mahasiswi S1 Hubungan Internasional (HI) Universitas Jember (Unej) yang terpilih menjadi penerima beasiswa program unggulan bertaraf internasional, New Southbound Policy (NSP) Short-term Study Program 2025 yang berlokasi di National Quemoy University (NQU), Taiwan.

Mahasiswa HI yang akrab dipanggil Scien itu akan menghabiskan waktu 1 semesternya untuk menjalankan program tersebut mulai dari September 2025 hingga Januari 2026.

Untuk mendapatkan kesempatan berharga ini, Scien harus mengikut sederet rangkaian tahapan dulu. Mulai dari seleksi berkas, motivation letter, serta tahapan wawancara. 

Saya merasa sangat bersyukur dan bangga bisa terpilih. Ini adalah tantangan baru sekaligus kesempatan besar untuk berkembang, baik secara personal maupun profesional,” ujarnya.

Baca juga: Menggiurkan! Lulusan Kartografi Bisa Kantongi Gaji Hingga Rp20 Juta per Bulan

Sebelum mendaftar beasiswa, ia sempat dihantui rasa ragu karena banyaknya saingan yang berasal dari manca negara. Namun, ia mampu menepis segala rasa ragunya itu. 

Dari situ saya sadar, it’s not only hard work, but also having the confidence to believe in yourself,” tambahnya.

Scientiatari Cahyaning Adhi bersama para awardee NSP 2025 National Quemoy University (unej.ac.id)

Melalui program NSP, ia akan belajar berbagai mata kuliah menarik yang meliputi New Southbound Policy, Cross-Strait Relations, Regional Security, dan International Relations.

Di luar agenda perkuliahan, ia juga akan mendapatkan kelas intensif untuk belajar bahasa Mandarin dengan durasi 12 jam per-minggu. Selain itu, ia juga akan menjalankan berbagai aktivitas kebudayaan seperti field trips dan pengalaman langsung dalam mengenal kehidupan masyarakat Taiwan.

Ia berambisi mengikuti program itu karena minatnya pada cross-strait studies, yakni studi hubungan lintas selat.

Program di NQU ini unik karena menghubungkan teori dengan konteks nyata di kawasan. Saya harap bisa memperdalam pemahaman sekaligus melatih cara berpikir kritis untuk bekal di masa depan,” ujarnya.

Baca juga: Sambil Jadi Ojol Pengantar Makanan, Mahasiswa UGM Ini Lulus dengan Predikat Cumlaude

Ia juga memberikan tips bagi mahasiswa Unej lain yang ingin mendapatkan kesempatan berharga serupa. Menurutnya, seorang mahasiswa harus lebih berani untuk memulai sesuatu. Selain itu, motivasi yang kuat dan tujuan yang jelas juga berperan penting selama proses penilaian.

“Saat seleksi, hal yang paling dilihat itu biasanya motivasi kita; seberapa serius dan jelas tujuan kita untuk ikut program. Tidak perlu minder kalau belum jago bahasa atau tidak punya banyak sertifikat, karena itu bisa dilatih. Justru pengalaman organisasi, kepanitiaan, atau kegiatan kampus bisa banget diceritakan sebagai nilai tambah. Intinya, tunjukkan kalau kita punya semangat belajar dan siap memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.” tuturnya.

Ia pun berpesan agar tidak takut mencoba hal baru, karena kesempatan internasional terbuka untuk siapa saja. Meski prosesnya tidak selalu mudah, ia menekankan bahwa dengan persiapan yang matang, keberanian, serta doa, setiap peluang akan selalu ada dan menunggu untuk dimanfaatkan.

Prestasi Scientiatari Cahyaning Adhi diharapkan berdampak positif bagi pengembangan diri dan kemajuan akademik Universitas Jember yang terus mendukung mahasiswanya untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unej.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU