Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 13:11 WIB

Alumnus UMM Sukses Jadi Pemandu Haji dan Umrah Berkat Bekal Bahasa Arab

Author

Umar merupakan lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Agama Islam (FAI) UMM angkatan 2016 (umm.ac.id)

INDOZONE.ID - Umar Faruq, seorang alumnus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), sukses meniti karier sebagai pemimpin tur (tour leader) profesional.

Umar merupakan lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) di Fakultas Agama Islam (FAI) UMM angkatan 2016.

Saat ini, ia memikul tanggung jawab dalam melayani para jemaah haji dan umrah di Tanah Suci, sekaligus memandu wisatawan yang ingin menikmati liburan di luar negeri melalui paket halal tour. 

Baca juga: Tingkatkan Peluangmu! Ini 6 Tips Agar Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

Bekal Ilmu dari Bangku Kuliah 

Kesuksesan yang diraih Umar saat ini berawal dari keputusannya untuk memperdalam ilmu agama dan bahasa di Kampus Putih UMM.

“Alasan saya dulu memilih Fakultas Agama Islam karena saya ingin menambah wawasan terkait dengan pendidikan, khususnya di pendidikan bahasa Arab, sehingga saya tertarik dengan agama Islam,” ucapnya.

Saat kuliah, Umar dikenal sebagai mahasiswa aktif. Selain fokus pada nilai akademik, ia juga mengasah jiwa kepemimpinannya dengan menjabat sebagai Ketua Eksternal Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Arab. 

Baca juga:  Bawa Nama UB ke Taiwan, Mahasiswa FISIP Berhasil Raih Beasiswa Pertukaran Akademik dari Kemenlu Taiwan

Tak hanya itu, Umar juga sempat mencicipi dunia kerja profesional sebelum lulus dengan bergabung di biro administrasi kampus.

Ia pernah bertugas di bagian Humas UMM sebagai penerjemah berita dan konten untuk situs resmi universitas.

Pengalaman inilah yang diakuinya sangat membentuk karakter dan mentalitasnya dalam menghadapi dunia kerja yang dinamis.

Senjata Utama di Lapangan 

Menariknya, transisi karier Umar menjadi pemandu wisata internasional berjalan sangat lancar meskipun itu adalah pengalaman pertamanya.

Ia mengaku tidak menemui kendala komunikasi karena latar belakang pendidikannya sangat relevan dengan pekerjaannya.

“Alhamdulillah, karena ada basic bahasa Arab, jadi semua bisa terkendali dan dijalankan dengan lancar saat pertama kali saya membawa tamu-tamu Allah untuk umrah,” ungkapnya.

Umar menyebutkan bahwa mata kuliah Bahasa Arab Amiyah atau bahasa sehari-hari yang ia pelajari di UMM menjadi "senjata utama". 

Baca juga: Mau Kuliah di Korea? Ini Jadwal dan Syarat Beasiswa LPDP–UST Korea 2026

Ilmu yang didapatinya selama berkuliah sangat membantunya ketika harus berinteraksi langsung dengan warga lokal di Arab Saudi.

Kini, Umar tidak hanya bekerja untuk orang lain, tetapi juga tengah merintis bisnis biro perjalanan haji dan umrah miliknya sendiri.

Ia berharap usahanya dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ingin beribadah maupun berwisata dengan rasa aman.

Sebagai penutup, Umar berpesan kepada para mahasiswa yang masih berjuang untuk selalu melibatkan Tuhan dalam setiap langkah.

"Prinsip saya adalah selalu libatkan Allah di setiap ikhtiar. Usaha tanpa doa itu sombong, dan doa tanpa usaha itu bohong," pungkasnya dengan penuh motivasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Umm.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU