Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 11:51 WIB

Mahasiswa Prancis Belajar Pijat dan Jamu di UNAIR, Kenali Kearifan Lokal Indonesia

Author

Suasana pembelajaran teknik pijat dalam kegiatan Student Inbound Part-Time dari Université de Limoges Prancis (unair.ac.id)

INDOZONE.ID - Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR), menyambut kedatangan mahasiswa dari Université de Limoges, Prancis, melalui program student inbound part-time pada 5 Februari 2026.

Kegiatan ini dirancang secara khusus untuk menggabungkan pembelajaran bahasa dengan pengenalan kearifan lokal Indonesia, terutama dalam bidang kesehatan tradisional

Baca juga: Tak Tinggal Diam, Unsoed Hadir Pulihkan Kesehatan dan Mental Warga Serang Purbalingga Terdampak Bencana

Agenda utama dalam pertemuan meliputi praktik seni pijat dan teknik pembuatan lulur tradisional yang dipandu oleh para ahli.  

Dekan Fakultas Vokasi, Prof. Dian Yulie Reindrawati, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan langkah strategis untuk memperkenalkan identitas bangsa Indonesia ke mata dunia.

“Kami menyediakan pembelajaran mulai dari memperdalam linguistik Nusantara hingga seni kebugaran tradisional yang menjadi keunggulan kearifan lokal,” jelasnya.

Melalui pendekatan yang dibawakan, UNAIR berusaha menunjukkan bahwa pengobatan tradisional merupakan warisan berharga sekaligus relevan dengan dunia modern. 

Baca juga: Keren! Mahasiswa UMM Rancang Irigasi Otomatis Bertenaga Surya untuk Pertanian Modern

Sebelum masuk ke tahap praktik, para mahasiswa Prancis diberikan pembekalan bahasa oleh Angkita Wasito Kirana, seorang dosen Bahasa Inggris.

Dalam sesi berjudul “Cultural Context of Indonesian Traditional Remedies”, para peserta diajarkan istilah-istilah kesehatan dalam bahasa Indonesia.

Tujuannya agar para mahasiswa tidak hanya menguasai istilah teknis, tetapi juga dapat memahami filosofi serta etika yang melatarbelakangi penggunaan ramuan tradisional di Indonesia.

Hal ini diharapkan menjadi jembatan pemahaman sebelum mereka mencoba praktik secara langsung.

Baca juga: UAI Hadirkan Festival Budaya: Pakaian Tradisional Indonesia Warnai Pawai Penuh Keindahan

Kegiatan disambung dengan sesi praktik yang dipandu oleh para pakar kesehatan, yaitu Myrna Adianti, Dwi Setiani Sumardiko, dan Edith Frederika Puruhito.

Mereka mendemonstrasikan seni pijat tradisional yang bertujuan untuk memberikan relaksasi tubuh secara maksimal.

Selain pijat, para mahasiswa juga diajarkan bagaimana bahan-bahan alami dari tanah Indonesia dapat diolah menjadi lulur yang efektif untuk kecantikan dan kesehatan kulit.

Pengalaman tersebut memberikan wawasan baru bagi mahasiswa asing bahwa sistem kesehatan di Indonesia memiliki dimensi seni dan kenyamanan yang mendalam.  

Dosen dan mahasiswa Fakultas Vokasi berfoto bersama mahasiswa studnet inbound (unair.ac.id)

Baca juga: Dianggap Berisiko, Ini 5 Alasan Orang Tua Melarang Anak Masuk ke Jurusan Seni

Sebagai pelengkap, para mahasiswa diajak mencicipi minuman tradisional berupa jamu kunyit asam dan beras kencur.

Tim ahli menjelaskan secara rinci mengenai komposisi serta khasiat dari setiap bahan yang digunakan dalam jamu.

Rangkaian acara ditutup dengan diskusi interaktif dan penyerahan sertifikat sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat para peserta.

Melalui program ini, UNAIR berharap dapat terus mendorong kolaborasi internasional dan menjaga kelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unair.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU