Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 08:00 WIB

Daftar Perguruan Tinggi dengan UKT Fantastis di Indonesia, Ada Kampus Incaranmu?

Author

Universitas Indonesia (UI) (ui.ac.id)

INDOZONE.ID - Menentukan perguruan tinggi tidak hanya soal kualitas kampus atau jurusan yang diminati, tetapi juga berkaitan dengan besaran biaya pendidikan yang harus dipersiapkan.

Di Indonesia, setiap kampus menetapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan nominal yang berbeda, bahkan ada beberapa perguruan tinggi yang dikenal memiliki UKT cukup tinggi untuk program studi tertentu.

Besaran biaya ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kebutuhan fasilitas pendidikan, jalur masuk mahasiswa, hingga sistem subsidi yang diterapkan kampus.

Lalu, kampus mana saja yang memiliki UKT tertinggi di Indonesia dan apa saja faktor yang memengaruhi besarnya biaya kuliah tersebut?

Baca juga: UHB Dorong Ekonomi Lokal Lewat Pelatihan Produksi Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan

Daftar Kampus dengan UKT Tertinggi di Indonesia

1. Universitas Indonesia (UI)

Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada kelompok tertinggi untuk beberapa program studi di UI dapat mencapai sekitar Rp10–20 juta per semester. Nominal ini umumnya berlaku pada program studi dengan kebutuhan fasilitas dan biaya pendidikan yang tinggi.

Fakultas Kedokteran serta program internasional menjadi kategori dengan biaya kuliah paling tinggi. Informasi tersebut merujuk pada pengumuman resmi biaya pendidikan yang dirilis oleh pihak kampus.

2. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Institut Teknologi Bandung menetapkan UKT golongan tertinggi berkisar antara Rp12–25 juta per semester, tergantung program studi yang dipilih mahasiswa.

Program jalur internasional serta sekolah bisnis menjadi yang memiliki biaya paling tinggi karena menawarkan kurikulum khusus dan fasilitas pendukung tambahan. 

3. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Di Universitas Gadjah Mada, UKT tertinggi berada pada kisaran Rp15–24 juta per semester, dengan nominal yang berbeda sesuai program studi dan jalur masuk.

Program studi Kedokteran serta program internasional termasuk kategori dengan biaya pendidikan paling tinggi. 

4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember menetapkan UKT tertinggi sekitar Rp12–20 juta per semester. Besaran biaya ini umumnya berlaku pada program studi tertentu dengan kebutuhan fasilitas laboratorium dan praktik yang besar.

Program studi di bidang teknik menjadi kelompok dengan UKT relatif tinggi karena memerlukan sarana pembelajaran khusus yang kompleks dalam proses pendidikannya.

5. Universitas Diponegoro (Undip)

Di Universitas Diponegoro, UKT kelompok tertinggi mencapai lebih dari Rp20 juta per semester, tergantung program studi dan kategori biaya pendidikan mahasiswa.

Program studi Kedokteran serta beberapa program tertentu tercatat sebagai yang memiliki biaya kuliah paling tinggi karena kebutuhan fasilitas dan standar pembelajaran yang lebih kompleks.

Baca juga: 8 Jurusan Kuliah yang Dianggap Paling Santai dan Mudah, Kamu Pilih yang Mana?

Kenapa UKT Bisa Tinggi?

1. Biaya Operasional Pendidikan Kampus

UKT ditentukan dari biaya kuliah tunggal (BKT), yaitu total biaya operasional pendidikan per mahasiswa di suatu program studi.

Biaya ini mencakup gaji dosen, fasilitas kampus, laboratorium, penelitian, hingga pengembangan kurikulum. Semakin besar biaya operasional suatu program, semakin tinggi UKT yang ditetapkan.

2. Perbedaan Program Studi

Setiap jurusan memiliki kebutuhan fasilitas dan pembelajaran berbeda.

Program yang membutuhkan praktik intensif, teknologi tinggi, atau fasilitas khusus cenderung memiliki biaya lebih besar dibanding jurusan yang lebih mengandalkan teori.

3. Subsidi Pemerintah yang Terbatas

UKT pada dasarnya adalah biaya pendidikan yang sudah dikurangi subsidi pemerintah. Jika subsidi yang diterima kampus lebih kecil dibanding biaya operasional, maka mahasiswa menanggung sisa biaya melalui UKT tersebut.

4. Sistem Subsidi Silang Berdasarkan Kemampuan Ekonomi

Sistem UKT menggunakan prinsip keadilan ekonomi, yakni mahasiswa dari keluarga mampu membayar UKT lebih tinggi untuk membantu mahasiswa kurang mampu.

Jadi, UKT tinggi tidak selalu berlaku untuk semua mahasiswa karena tergantung dari status golongan ekonomi.

5. Kondisi Ekonomi Mahasiswa dan Keluarga

Penentuan golongan UKT dinilai beradasarkan pendapatan orang tua, jumlah tanggungan, dan aset keluarga. Kampus mengelompokkan mahasiswa ke dalam beberapa tingkatan UKT sesuai kemampuan ekonominya.

Baca juga: Tim Tari ISI Yogyakarta ANVESHA Tampil Ciamik, Sabet Juara 1 Regional Semarang dan Lolos ke Babak Final

 Perbandingan UKT Berdasarkan Jurusan dan Jalur Masuk 

  • Besaran UKT berbeda tergantung program studi.
  • Jurusan dengan kebutuhan praktik dan laboratorium biasanya lebih mahal.
  • Jalur seleksi nasional (SNBP/SNBT) umumnya hanya membayar UKT sesuai ketentuan pemerintah tanpa harus membayar biaya lainnya.
  • Jalur mandiri di beberapa kampus bisa memiliki biaya tambahan seperti kontribusi pengembangan institusi.
  • Biaya kuliah mahasiswa dalam satu kampus bisa berbeda tergantung jurusan dan jalur masuk.

Opsi Beasiswa dan Keringanan UKT

  • Kampus dapat memberikan penyesuaian atau keringanan UKT bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan ekonomi.
  • Mahasiswa bisa mengajukan perubahan kelompok UKT jika kondisi finansial berubah.
  • Tersedia bantuan pendidikan dari pemerintah, kampus, bahkan lembaga lain.
  • Pengajuan keringanan biasanya melalui verifikasi data ekonomi dan dokumen pendukung

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ui.ac.id, Ugm.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU