INDOZONE.ID - Jika kamu sedang bersiap melanjutkan kuliah, memahami istilah fakultas, jurusan, dan program studi (prodi) merupakan langkah awal yang penting.
Ketiganya sering terdengar mirip, padahal sebenarnya memiliki perbedaan dalam ruang lingkup dan fungsi di perguruan tinggi.
Baca juga: Daftar 5 PTN Favorit dengan Persaingan Ketat di UTBK, dari UI hingga Undip
Pengertian Fakultas, Jurusan, dan Prodi
1. Fakultas
Fakultas adalah bagian besar dalam sebuah universitas yang menaungi beberapa jurusan atau program studi yang masih satu rumpun ilmu.
Biasanya, nama fakultas mencerminkan bidang ilmu secara umum, seperti Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, atau Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Fakultas dipimpin oleh seorang dekan yang bertanggung jawab terhadap kebijakan akademik dan administrasi di tingkat fakultas.
Sebagai contoh, Universitas Indonesia memiliki berbagai fakultas seperti Fakultas Hukum, Fakultas Farmasi, dan Fakultas Ilmu Komputer.
Setiap fakultas tersebut membawahi beberapa jurusan atau program studi yang lebih spesifik. Fakultas adalah “rumah besar” bagi berbagai bidang studi yang masih saling berkaitan.
2. Jurusan
Di dalam fakultas terdapat jurusan. Jurusan adalah bagian yang lebih spesifik dan bertanggung jawab mengelola satu bidang ilmu tertentu. Jurusan biasanya memiliki fokus keilmuan yang lebih jelas dibanding fakultas.
Contohnya, di Universitas Pendidikan Indonesia, khususnya pada Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), terdapat beberapa jurusan seperti Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, dan Pendidikan Fisika.
Jurusan dipimpin oleh ketua jurusan dan berperan dalam mengatur kurikulum, proses pembelajaran, serta pengembangan akademik di bidang tersebut.
Jika fakultas adalah rumah besar, maka jurusan adalah “ruangan-ruangan utama” di dalam rumah tersebut.
3. Program Studi (Prodi)
Program studi atau prodi adalah bagian yang paling spesifik dalam struktur pendidikan tinggi. Prodi merupakan rencana pembelajaran yang dirancang berdasarkan kurikulum tertentu dan menjadi jalur resmi mahasiswa dalam menempuh pendidikan.
Dalam beberapa kasus, prodi sering dianggap sama dengan jurusan. Namun sebenarnya, prodi bisa menjadi bagian dari jurusan yang lebih spesifik lagi. Prodi inilah yang biasanya kamu pilih saat mendaftar kuliah.
Misalnya, dalam satu jurusan bisa saja terdapat beberapa prodi atau peminatan yang berbeda sesuai konsentrasi tertentu.
Baca juga: Mau Masuk UNDIP? Ini Daftar Prodi Favorit dengan Peluang Karier Menjanjikan
Perbedaan Fakultas, Jurusan, dan Prodi
1. Ruang Lingkup Keilmuan
Fakultas: memiliki ruang lingkup paling luas. Di dalamnya terdapat berbagai jurusan atau prodi yang masih berada dalam satu rumpun keilmuan.
Misalnya, di Universitas Indonesia terdapat Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang menaungi beberapa bidang seperti akuntansi dan manajemen.
Jurusan: memiliki ruang lingkup lebih spesifik dibanding fakultas. Jurusan fokus pada satu bidang ilmu tertentu. Contohnya, Jurusan Akuntansi atau Jurusan Manajemen di bawah Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Prodi: Merupakan pelaksanaan konkret dari proses pendidikan berdasarkan kurikulum tertentu. Dalam beberapa kampus, prodi bisa menjadi turunan yang lebih spesifik dari jurusan.
2. Pilihan Saat Mendaftar Kuliah
Saat mendaftar ke perguruan tinggi, biasanya kamu akan langsung memilih program studi (prodi). Namun secara struktur, pilihan itu tetap berada di bawah jurusan dan fakultas tertentu.
Fakultas: menggambarkan bidang besar yang kamu minati, seperti teknik, kedokteran, hukum, atau pendidikan.
Jurusan: menunjukkan spesialisasi dalam bidang tersebut.
Prodi: pilihan akhir yang benar-benar kamu daftar dan jalani selama kuliah.
Contohnya di Universitas Pendidikan Indonesia, calon mahasiswa yang tertarik pada bidang pendidikan sains akan memilih Prodi Pendidikan Biologi yang berada di bawah Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Jadi, meskipun yang kamu klik saat pendaftaran adalah prodi, kamu tetap menjadi bagian dari jurusan dan fakultas tertentu.
Baca juga: Sempat Insecure Pas Awal Kuliah, Mahasiswi Ini Malah Jadi Wisudawan Termuda UGM di Usia 20 Tahun
3. Penentuan Gelar Akademik
Fakultas tidak menentukan gelar akademik. Gelar ditentukan oleh jurusan atau prodi yang kamu ambil.
Contohnya:
- Jika kamu lulus dari Jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, kamu akan mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi (S.E.).
- Jika kamu lulus dari Prodi Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran, kamu akan memperoleh gelar Dokter (dr.).
Artinya, gelar akademik melekat pada bidang studi spesifik yang kamu pelajari, bukan pada fakultas secara umum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bentaracampus.ac.id