Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 03 MARET 2026 • 10:00 WIB

Sempat Insecure Pas Awal Kuliah, Mahasiswi Ini Malah Jadi Wisudawan Termuda UGM di Usia 20 Tahun

Sempat Insecure Pas Awal Kuliah, Mahasiswi Ini Malah Jadi Wisudawan Termuda UGM di Usia 20 TahunTiara Amanda Pramesti Gumay. (ugm.ac.id)

INDOZONE.ID - Salah seorang mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi Unversitas Gadjah Mada (UGM), Tiara Amanda Pramesti Gumay, dinobatkan sebagai wisudawan termuda pada prosesi wisuda sarjana UGM yang digelar 25 Februari 2026 lalu di Grha Sabha Pramana.

Jika biasanya mahasiswa lulus di usia 23 tahun, Tiara berhasil menyandang gelar Sarjana Kedokteran Gigi (S.KG) di usia 20 tahun 1 bulan 16 hari. Raihan luar biasa ini bukan hasil "sulap", melainkan kerja keras sejak dini. Tiara sudah masuk SD di usia 5,5 tahun dan mengambil program akselerasi saat SMA, yang membuatnya hanya butuh dua tahun untuk lulus sekolah menengah.

Saya selalu memanfaatkan waktu sebaik mungkin agar bisa mencapai kemandirian lebih awal,” tuturnya.

Namun, siapa sangka di balik prestasinya yang tampak mulus, Tiara sempat mengalami krisis kepercayaan diri. Menjadi yang paling muda di antara teman sebayanya ternyata menjadi beban psikologis tersendiri. Saat awal masuk kuliah, ia merasa teman-temannya jauh lebih matang dan siap menghadapi dunia perkuliahan yang berat.

Baca juga: Jelajah Rasa di Unila: Destinasi Favorit Berburu Takjil Selama Sebulan Penuh Ramadhan

Dulu ketika bertemu teman-teman, saya melihat mereka lebih siap, matang, dan percaya diri. Waktu awal masuk kuliah, punya ambisi tinggi tanpa ada rasa percaya diri, sehingga membuat saya sedikit kesulitan,” tambahnya.

Rasa insecure ini sempat membuatnya tertekan, apalagi Kedokteran Gigi dikenal dengan jadwal praktikum dan teori yang sangat padat. Ia harus berjuang ekstra untuk menyetarakan ritme mentalnya dengan lingkungan yang terasa jauh lebih dewasa.

Namun, alih-alih menyerah, ia justru menjadikan ketidaknyamanan itu sebagai tantangan untuk membuktikan bahwa usia bukan hambatan untuk berkompetensi.

Selama berkuliah, ia juga aktif dalam organisasi di lingkungan fakultas. Ia pernah tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKG dan kerap turun ke tengah-tengah masyarakat untuk pengabdian.

Baca juga: Tak Tergantikan! 5 Alasan Kuliah Offline Masih Jadi Pilihan Favorit Mahasiswa di Era Digital

Pada awalnya cukup susah untuk mengatur waktu dengan jadwal akademik yang padat. Aku coba banyak trial and error untuk mencari ritme yang pas,” ujarnya.

Pengalaman organisasinya tersebut membentuk mindset Tiara agar tidak terus membandingkan dirinya dengan progres orang lain.

Ambisi yang tinggi itu penting, tetapi perlu diiringi dengan kesiapan, kesabaran, dan komitmen untuk terus berkembang. Hargai setiap proses yang ada pada diri kita sendiri,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ugm.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sempat Insecure Pas Awal Kuliah, Mahasiswi Ini Malah Jadi Wisudawan Termuda UGM di Usia 20 Tahun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!