Ilustrasi mahasiswa tetap produktif saat berpuasa. (AI/Gemini)
INDOZONE.ID - Menjalani kuliah sambil puasa memang menantang, apalagi kalau tugas lagi menumpuk dan energi cepat terkuras. Alih-alih produktif, kamu justru rentan terkena burnout saat puasa karena memaksakan ritme kerja yang sama seperti hari biasa.
Kamu nggak mau kan ibadah terganggu cuma gara-gara stres mengerjakan tugas? Supaya tetap fokus, kamu perlu mengatur pola istirahat hingga asupan nutrisi dengan tepat selama bulan Ramadan.
Penasaran gimana caranya tetap produktif dan bebas stres selama bulan puasa? Yuk, simak 5 tips hindari burnout selama bulan puasa agar aktivitas kuliahmu tetap berjalan lancar.
Baca juga: Vokasi UI Gelar Buka Puasa Bersama: Pererat Silaturahmi dan Umumkan Rencana Pembangunan Musala Baru
Selama bulan puasa, ritme energi tubuh biasanya berubah karena pola makan dan tidur yang berbeda dari hari biasa.
Ada mahasiswa yang lebih segar setelah waktu sahur dan subuh karena pikiran masih jernih. Sementara itu, ada juga yang justru lebih produktif setelah berbuka atau selesai salat tarawih.
Dengan memahami pola energi diri sendiri, kamu bisa menentukan waktu terbaik untuk mengerjakan tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi, seperti membaca materi kuliah atau menyusun laporan.
Salah satu penyebab utama burnout saat kuliah adalah kebiasaan menunda tugas, hingga akhirnya menumpuk dalam waktu bersamaan.
Selama puasa, kondisi tubuh yang lebih cepat lelah bisa membuat tekanan terasa semakin berat jika tugas tidak kamu kelola dengan baik.
Untuk menghindarinya, biasakan mencicil tugas sejak awal dengan membagi tugas besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikerjakan.
Selain membuat proses pengerjaannya terasa lebih optimal, langkah ini juga membantu mengurangi stres karena kamu tidak perlu menyelesaikan semuanya sekaligus.
Baca juga: Kisah Inspiratif Zain, Lulusan Terbaik Unesa dengan IPK 3,99 yang Tembus Jurnal Scopus
Sahur memegang peran penting dalam menjaga stamina sepanjang hari. Apa yang kamu konsumsi saat sahur akan sangat mempengaruhi kondisi tubuh, konsentrasi, dan daya tahan tubuh saat menjalani aktivitas perkuliahan.
Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta serat agar energi di dalam tubuhmu dapat bertahan lebih lama dan tidak cepat lemas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Telkomuniversity.ac.id