Jumat, 06 MARET 2026 • 15:30 WIB

Mahasiswa UGM Sabet Juara Dunia dan Hadiah 250 Ribu Dolar Lewat Inovasi AI Psikolog "Aika"

Author

Giga Hidjrika Aura Adkhy (ugm.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Giga Hidjrika Aura Adkhy, berhasil menciptakan terobosan di bidang kesehatan mental bernama UGM-AICare atau "Aika".

Selain bermanfaat bagi dunia psikologi, inovasi tersebut meraih Juara 1 dalam ajang internasional EDU Chain Hackathon 2025 dengan total hadiah mencapai 250 ribu dollar AS.

Ide pembuatan Aika bermula ketika Giga mengikuti program pertukaran mahasiswa di University of Liverpool, Inggris, pada tahun 2024.

Di sana, ia terkesan melihat kemudahan akses layanan psikologi bagi mahasiswa yang hanya memerlukan percakapan melalui ponsel.

Giga menyadari adanya ketimpangan besar antara jumlah tenaga psikolog dan mahasiswa yang membutuhkan bantuan di Indonesia, sehingga ia tergerak untuk menghadirkan solusi digital yang inklusif. 

Baca juga: Kreativitas vs AI? Ini Cara Agar Mahasiswa Tetap Unggul di Era Digital

Cara Kerja Aika sebagai Jembatan Konseling

Berbeda dengan teknologi kecerdasan buatan biasa yang cenderung pasif, Aika dirancang sebagai AI Agent yang mampu berkomunikasi layaknya seorang teman nyata.

Melalui platform berbasis teks, Aika akan menganalisis keluhan pengguna secara mendalam. Jika masalah yang dihadapi tergolong ringan, AI ini akan memberikan saran praktis seperti teknik pernapasan atau anjuran istirahat.

Namun, jika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan serius, Aika akan secara otomatis menghubungkan pengguna dengan psikolog profesional.

Sistem dikembangkan dengan mengadopsi cara kerja psikolog asli, yaitu melalui pendekatan dialog untuk memahami kondisi kejiwaan seseorang.

Setelah interaksi selesai, Aika akan menyusun ringkasan, penilaian awal, hingga kemungkinan diagnosis yang nantinya akan diteruskan kepada konselor manusia.

“Aika tidak menggantikan peran psikolog, melainkan berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan mahasiswa dengan konselor secara lebih cepat dan terarah, termasuk menghubungkan langsung ke psikolog apabila dibutuhkan pendampingan lebih lanjut,” jelas Giga.

Tampilan UGM-AICare (Aika) (ugm.ac.id)

Baca juga: UMY Bantu Mahasiswa Terdampak Banjir: Bebas Biaya Studi hingga Pendampingan Psikolog

Manfaat dan Harapan di Masa Depan

Salah satu keunggulan utama Aika adalah kemampuannya dalam menjaga privasi pengguna.

“Penggunaan AI sebagai lapisan awal layanan kesehatan mental membantu mengurangi hambatan psikologis seperti rasa malu, takut, atau ragu untuk bercerita,” ungkap Giga.

Ke depannya, inovasi ini direncanakan akan terintegrasi dengan aplikasi Telegram untuk membentuk kelompok dukungan (support group) antar pengguna.

Baca juga: Flourish, Inovasi Suplemen Herbal Mahasiswa Unsoed Sabet Medali Perak Nasional

Giga berharap Aika dapat terus dikembangkan agar layanan kesehatan mental menjadi lebih mudah dijangkau oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja tanpa merasa terhakimi.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ugm.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU