INDOZONE.ID - Universitas Pakuan kembali menyelenggarakan ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat universitas tahun 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa terbaik dari enam fakultas, yakni Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Fakultas Teknik, serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Vokasi.
Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Rachel Amtul Noor, berhasil meraih predikat sebagai Mahasiswa Berprestasi Terbaik tingkat universitas.
Ia pun terpilih untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat LLDIKTI Wilayah IV sebagai wakil dari Universitas Pakuan.
Baca juga: Suka Coding Tapi Takut Fisika? Intip Realita Kuliah Teknik Informatika di Sini!
Rangkaian Pilmapres ini merupakan tahap akhir dari proses seleksi berjenjang yang sebelumnya telah dilaksanakan di masing-masing fakultas pada 9 hingga 13 Maret 2026.
Puncak kegiatan berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Pakuan lantai 3 dan 4, dengan menghadirkan suasana kompetisi yang kompetitif.
Ajang Pilmapres tidak hanya menjadi wadah untuk mengapresiasi capaian akademik mahasiswa, tetapi juga sebagai ruang untuk mengukur kualitas diri secara menyeluruh.
Peserta dituntut mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis melalui gagasan kreatif, menghadirkan inovasi melalui capaian unggulan, serta memiliki daya saing global melalui kemampuan berbahasa Inggris.
Baca juga: Cara Daftar SNBT 2026 Gratis, Manfaatkan KIP Kuliah untuk Biaya Rp 0
Mengusung tema "Mahasiswa Berdampak: Inovasi Generasi Muda dan Kontribusi kepada Masyarakat untuk Mewujudkan Indonesia Maju 2045 serta Percepatan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)", Pilmapres 2026 menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan.
Kegiatan ini juga membuka ruang partisipasi yang inklusif dengan melibatkan mahasiswa dari program sarjana, vokasi, hingga mahasiswa disabilitas.
Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh melalui tiga komponen utama, yaitu gagasan kreatif (GK), capaian unggulan (CU), dan kemampuan bahasa Inggris (BI).
Penilaian tersebut melibatkan jajaran pimpinan fakultas sebagai dewan juri, mulai dari Wakil Dekan I untuk aspek gagasan kreatif, Wakil Dekan III untuk capaian unggulan, hingga tim penguji khusus untuk kemampuan bahasa Inggris.
Baca juga: ITS Berangkatkan 27 Bus Mudik Gratis, 1.180 Mahasiswa dan Pegawai Pulang Kampung
Selama pelaksanaan, Pilmapres berjalan dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas dan sportivitas.
Hal ini mencerminkan semangat kompetisi sehat di kalangan mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Melalui ajang ini, Universitas Pakuan berharap dapat melahirkan mahasiswa berprestasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan menuju Indonesia Maju 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unpak.ac.id