Rabu, 29 APRIL 2026 • 10:29 WIB

Mahasiswi USU Raih Juara II Nasional! Angkat Rempah Nusantara Lewat Konten Kreatif

Author

Khairani Claudia Pratiwi (usu.ac.id)

INDOZONE.ID – Khairani Claudia Pratiwi, Mahasiswa program studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Sumatera Utara (USU), menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.

Khairani berhasil menyabet Juara II Nasional pada kategori konten kreator dalam ajang bergengsi bertajuk Spektakel Lidah Gen Z". 

Baca juga: Kisah Inspiratif Mahasiswa Unsoed, Bangkit dari Cedera hingga Berhasil Juara Taekwondo Nasional

Kompetisi tersebut diselenggarakan di Teater Rumah Mata 001, Medan, pada 11 hingga 12 April 2026.

Acara ini merupakan bagian dari inisiatif yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan, khususnya melalui Program Layanan Produksi Kegiatan Kebudayaan untuk kategori Pendayagunaan Ruang Publik.

Tujuan utamanya adalah untuk memperkenalkan kembali kekayaan rempah-rempah Nusantara kepada generasi muda atau Gen Z agar mereka lebih mengenal warisan budaya bangsa.

Dalam kompetisi yang digelar Khairani mengangkat tema "Rempah Nusantara". Melalui karyanya, ia memaparkan berbagai jenis rempah asli Indonesia beserta manfaatnya bagi kesehatan dan kehidupan sehari-hari.

Salah satu poin menarik dalam kontennya adalah penjelasan mengenai penggunaan serai dan jahe yang tidak hanya sebagai bumbu dapur, tetapi juga memiliki khasiat untuk memberikan efek relaksasi dan membantu menenangkan pikiran dari kepenatan.

Khairani menjelaskan bahwa partisipasinya dalam ajang ini bertujuan agar masyarakat, terutama kalangan anak muda, menyadari bahwa rempah merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat.

Baca juga: FK UIN Jakarta Hadirkan Medicanteen, Kantin Sehat dengan Berbagai Pilihan Menu Bergizi

Dengan mengunggah informasi tersebut ke media sosial, ia berharap wawasan tentang kekayaan alam Indonesia dapat tersebar lebih masif.

Ajang Spektakel Lidah Gen Z ini memang dirancang untuk memotivasi anak muda agar aktif menggali potensi diri di bidang non-akademik.

Khairani sendiri mengakui bahwa keputusannya mengikuti lomba didasari oleh kesadaran akan minat dan bakat yang dimilikinya.

“Saya memilih ikut lomba ini dikarenakan saya mengetahui potensi saya dalam bidang membuat dan mengedit video,” ungkapnya.

Meski akhirnya keluar sebagai pemenang, perjalanan Khairani tentunya tidak mudah. Ia sempat merasa rendah diri dan gugup saat melihat kemampuan peserta lainnya yang dianggap sangat kompetitif.

Namun, dengan tekad yang kuat, ia terus memacu kreativitas dan kemampuannya. Menurutnya, hasil yang baik tidak akan mengkhianati usaha jika memang sungguh-sungguh. 

Baca juga: Salut! Mahasiswa FK UM Juarai 2 Lomba Nasional Sekaligus, Inovasinya Bikin Kagum

“Bersungguh-sungguh dalam mengikutinya, benar-benar harus berpikir secara kreatif, belajar terus, serta mengoptimalkan segalanya,” pungkasnya.

Keberhasilan yang diraih membuat Khairani berencana serius menekuni dunia digital. Ia menyatakan ketertarikannya untuk berkarier sebagai influencer atau konten kreator profesional di masa mendatang.

Baginya, proses mengedit dan membuat video adalah kegiatan yang memberikan kebahagiaan tersendiri, yang tidak pernah membuatnya keberatan untuk terus belajar meningkatkan kemahiran setiap hari.

Pencapaian Khairani membuktikan bahwa kreativitas dan penguasaan teknologi digital, jika dipadukan dengan kecintaan terhadap budaya lokal seperti rempah-rempah, dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Usu.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU