Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 15 JUNI 2026 • 12:20 WIB

Mahasiswa MM FEB Unair Gelar Turnamen Padel dan Bazar UMKM, Dukung Kemandirian Penyandang Tunanetra

Mahasiswa MM FEB Unair Gelar Turnamen Padel dan Bazar UMKM, Dukung Kemandirian Penyandang TunanetraSejumlah penyandang tunanetra bermain music di acara Smash for Humanity yang diselenggarakan MM FEB Unair. (Ist)

INDOZONE.ID - Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (MM FEB Unair) menggelar kegiatan sosial bertajuk "Smash for Humanity" di Marina Padel, Surabaya, Minggu (14/6/2026). 

Kegiatan yang mengusung tema "Play with Purpose, Smash for Humanity" ini memadukan turnamen padel dan bazar UMKM, sebagai upaya mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas netra melalui Komunitas Mata Hati (KMH) Surabaya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari project Creating Shared Value (CSV) yang diinisiasi WANI BAKOELAN Unair, atau Wujud Aktivasi Niaga Bangun Kolaborasi Ekonomi Lokal Anak Negeri. 

Inisiatif ini lahir dari keyakinan bahwa olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun kepedulian sosial dan kolaborasi antarkomunitas.

“Padel ini olahraga yang punya filosofi baik dalam menjalani kehidupan. Kecekatan menghadapi sesuatu, keaktifan menjemput bola dan kebersamaan dalam tim,” kata Prof. Gancar Candra Premananto, saat membuka kegiatan.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh bahwa aktivitas olahraga dan hiburan dapat berjalan seiring dengan kepedulian sosial.

Baca juga: Dari Kreativitas Jadi Peluang, WOMENAIR 2026 UNAIR Dukung Perempuan Lebih Mandiri

“Smash for Humanity di mana mahasiswa MM FEB Unair yang merangkul Komunitas Mata Hati jadi contoh yang baik bahwa having fun juga tidak lupa berbagi dalam kondisi apa pun dan dimanapun, sekaligus meningkatkan kepekaan sosial,” ujarnya.

Komunitas Mata Hati Surabaya merupakan organisasi sosial penyandang tunanetra yang berdiri sejak 2006 dan berfokus pada pemberdayaan anggotanya. 

Dalam kegiatan ini, KMH menghadirkan produk Kopicek, yakni kopi espresso yang diracik barista tunanetra, serta layanan TEPI atau terapi pijat yang dijalankan terapis tunanetra.

“Bagi KMH, event ini juga merupakan wahana sosialisasi keberadaan disabilitas kepada masyarakat umum,” ujar co-founder Komunitas Mata Hati, Dian Ika Riani.

Di sela-sela turnamen, sejumlah peserta bersama Prof. Gancar turut tampil bermusik bersama anggota KMH. Sementara itu, area bazar UMKM dan local brand juga dibuka sepanjang acara untuk mendorong aktivitas ekonomi kreatif secara langsung.

Ketua KMH, Danny Heru, berharap kegiatan serupa dapat diadopsi oleh lebih banyak pihak agar pemahaman mengenai disabilitas sebagai bagian dari keberagaman masyarakat semakin meluas.

“Dengan demikian ekosistem inklusivitas dapat segera terwujud, teman-teman disabilitas pun dapat berdaya sesuai dengan kompetensi masing-masing. Mereka pun jadi mampu hidup mandiri, khususnya secara finansial,” imbuh alumni Program Magister Kebijakan Publik Universitas Airlangga, yang menjadi tunanetra pertama penerima beasiswa program Magister AUN-Disability and Public Policy (AUN-DPPnet) tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa MM FEB Unair Gelar Turnamen Padel dan Bazar UMKM, Dukung Kemandirian Penyandang Tunanetra

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!