Rabu, 20 MEI 2026 • 14:15 WIB

Borong Juara di KGSI 2026, Mahasiswa USU Buktikan Inovasi Pendidikan Era Digital

Author

Mahasiswa USU dinobatkan sebagai pemenang juara I, II dan III pada Kompetisi Gagasan Sosial Inovatif (KGSI) (usu.ac.id)

INDOZONE.ID - Universitas Sumatera Utara (USU) menunjukkan taringnya Dalam ajang bergengsi bertajuk Kompetisi Gagasan Sosial Inovatif (KGSI), para mahasiswa USU berhasil menyapu bersih gelar juara I, II, dan III.

Kompetisi yang mengusung tema besar “Memberdayakan Pendidikan di Era Digital”, merupakan kolaborasi antara media Narasi, Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, dan pihak universitas USU

Baca juga: Unpad Gandeng Universiti Malaysia Sabah, Perkuat Kolaborasi Global Lewat Inovasi Akuaponik

Acara puncak yang penuh antusiasme ini dilaksanakan pada 13 Mei 2026, yang bertempat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USU, Medan.

Sebelum berhasil masuk ke babak final, mahasiswa USU harus melakukan persaingan yang berlangsung dengan ketat. Ada delapan peserta terbaik yang bersaing memperebutkan gelar juara.

Para finalis tidak hanya berasal dari USU, tetapi juga mewakili berbagai perguruan tinggi ternama lainnya di Sumatera Utara, seperti Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Universitas Medan Area (UMA), hingga Universitas Katolik Santo Thomas.

Keberhasilan mahasiswa USU dalam mendominasi podium juara menjadi bukti nyata kreativitas dan kepedulian sosial mereka terhadap isu-isu pendidikan modern.

Gelar Juara I diraih oleh Aura Savinka Balqis, mahasiswi program studi Sastra Inggris angkatan 2022. Sementara itu, posisi Juara II ditempati oleh M. Ghozi Muzzaki dari prodi Teknologi Pangan angkatan 2023, dan Juara III diraih oleh Nur Syafika, mahasiswi Ilmu Hukum angkatan 2025.  

Aura Savinka Balqis, mahasiswa USU Prodi Sastra Inggris yang berhasil meraih juara 1 (usu.ac.id)

Baca juga: ITS Terapkan Teknologi AI Face Recognition dan Keamanan Ketat di UTBK SNBT 2026

Aura Savinka Balqis, selaku pemenang utama, mengajukan ide brilian berupa program bertajuk “Digital Learning Companion: AI Literacy and Fact-Checking Microclass”.

Program tersebut dirancang sebagai kelas singkat atau microclass untuk membekali mahasiswa agar memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Inisiatif  yang diciptakan lahir dari pengamatan Aura terhadap masalah-masalah di lingkungan kampus yang sering kali luput dari perhatian.

Ia mengajak rekan-rekan mahasiswanya untuk lebih peka terhadap keadaan sekitar. Menurutnya, perubahan besar bisa dimulai dari langkah-langkah kecil yang nyata dan masuk akal untuk dilakukan.

Aura menekankan bahwa di tengah pesatnya teknologi, mahasiswa harus mampu menggunakan AI secara etis dan bertanggung jawab.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital mahasiswa di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat,” ujarnya.

Baca juga: Tingkatkan Literasi Media, FH Universitas Brawijaya Adakan Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi Bersama Disway Malang

Kurikulum dalam microclass mencakup empat pilar utama, yaitu pencarian sumber kredibel, teknik verifikasi fakta (fact-checking), penggunaan AI yang bertanggung jawab, serta etika digital.

“Microclassnya akan diuji coba untuk 30 Mahasiswa Baru jurusan Sastra Inggris USU yang kemudian diekspansi ke seluruh Mahasiswa Baru di USU dan di Universitas yang ada di Kota Medan,” terang Aura.

Melalui program ini, peserta akan diajarkan cara membedakan informasi yang benar, memverifikasi klaim di internet, serta menjadikan AI sebagai asisten belajar yang mendukung kejujuran akademik, bukan sebagai alat untuk melakukan plagiarisme.

Rencananya, Aura ingin mengembangkan jangkauan programnya agar bisa dirasakan oleh seluruh mahasiswa baru di lingkungan USU, bahkan merambah ke universitas-universitas lain di Kota Medan.

Kemenangan yang behasil diraih diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Melalui penguasaan literasi digital yang baik, mahasiswa diharapkan mampu menghadapi tantangan era digital dengan lebih bijak dan berintegritas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Usu.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU