Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 07 JULI 2026 • 09:35 WIB

Balik Dolanan, Wavvy Creative UMM dan Komunitas Bermain Malang Ajak Warga Nostalgia Permainan Tradisional

Balik Dolanan, Wavvy Creative UMM dan Komunitas Bermain Malang Ajak Warga Nostalgia Permainan TradisionalPeserta kegiatan Balik Dolanan. (wavvy creative )

INDOZONE.ID - Kelompok Praktikum 3 Wavvy Creative Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Komunitas Bermain Malang (KBM) menggelar kegiatan bermain bersama bertajuk "Balik Dolanan" di Taman Bunga Merjosari, Kota Malang, Sabtu (4/7/2026). 

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 18.00 hingga 22.00 WIB ini diikuti puluhan hingga ratusan warga lintas usia dan menjadi bagian dari rangkaian pasca-event brand activation Taman Dolan Batu.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak memainkan sejumlah permainan tradisional secara berkelompok, di antaranya lompat tali, bentengan, ular naga, Siapa Aku, dan egrang. 

Selain bermain bersama, panitia turut mengadakan kuis interaktif berhadiah barang-barang bernilai budaya seperti ketapel, wayang, terjung payung, dan seruling bambu.

Baca juga: Perkuat Kolaborasi Akademik Global, UNAIR Kembangkan Dual Degree Berbasis Industri

Mengangkat Kembali Permainan yang Mulai Ditinggalkan

Mengusung big idea "Balik Dolanan", kegiatan ini digagas sebagai respons atas meningkatnya penggunaan gawai sebagai sarana hiburan yang perlahan menggeser interaksi sosial langsung antarwarga, terutama di kalangan anak muda. 

Permainan tradisional dipilih sebagai medium untuk membangun kembali kebersamaan yang mulai memudar tersebut. Setiap permainan yang dihadirkan pada malam itu membawa sejarah dan nilai edukatif tersendiri. 

Lompat tali, yang dahulu populer dimainkan anak-anak di halaman rumah maupun lingkungan kampung, dikenal melatih koordinasi tubuh, keseimbangan, dan ketahanan fisik. 

Permainan ini digemari lintas generasi karena dapat dimainkan bersama tanpa memerlukan peralatan mahal.

Baca juga: Kisah Alumnus UNAIR, Muhammad Rahmad Royan Mendunia lewat Penelitian

Bentengan, permainan strategi yang telah dimainkan lintas generasi, mengajarkan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim karena menuntut setiap kelompok menyusun taktik untuk mempertahankan wilayah sekaligus merebut benteng lawan. 

Sementara itu, ular naga permainan yang dimainkan dengan cara saling bergandengan tangan membentuk barisan panjang menjadi simbol kebersamaan sekaligus mengajarkan pentingnya saling percaya antarpemain. 

Adapun permainan Siapa Aku dikemas sebagai permainan interaktif yang melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan keberanian menyampaikan pendapat melalui petunjuk yang diberikan kepada peserta. 

Permainan yang paling menyita perhatian malam itu adalah egrang, permainan berbahan bambu yang dikenal luas di berbagai daerah Indonesia dan menuntut keseimbangan tubuh, keberanian, konsentrasi, serta rasa percaya diri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Balik Dolanan, Wavvy Creative UMM dan Komunitas Bermain Malang Ajak Warga Nostalgia Permainan Tradisional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!