Rabu, 17 JUNI 2026 • 12:22 WIB

Konferensi Nasional Vokasi 2026 Dorong Inovasi Digital untuk SDM Unggul Berkelanjutan

Author

Foto Bersama Pemateri, Jajaran Pimpinan UNAIR, dan Jajaran Pimpinan Fakultas Vokasi UNAIR

INDOZONE – VOKASI UNAIR menyelenggarakan Konferensi Nasional Vokasi 2026 di ASEEC, Universitas Airlangga, Surabaya pada Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Vokasi Berdampak: Inovasi Digital untuk Membangun SDM Unggul Berkelanjutan.”

Konferensi Nasional Vokasi 2026 menjadi ruang akademik bagi insan vokasi untuk membahas peran inovasi digital dalam penguatan sumber daya manusia. Kegiatan ini menghadirkan seminar nasional, diskusi panel, presentasi paralel, serangkaian lomba, dan pemberian penghargaan kepada peserta terbaik.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) Universitas Airlangga, Prof. Dr. Purwo Sri Rejeki, dr., M.Kes.; Dekan Fakultas Vokasi UNAIR, Prof. Dian Yulie Reindrawati, S.Sos., M.M., Ph.D.; beserta jajaran dekanat Fakultas Vokasi UNAIR. Konferensi Nasional Vokasi 2026 dilaksanakan di bawah koordinasi Dr. Hanifiyah Yuliatul Hijriah, S.EI., M.SEI. selaku Ketua Panitia.

Seminar Nasional Hadirkan Tiga Pembicara

Seminar nasional menghadirkan tiga pembicara utama dari unsur pemerintahan, industri, dan bidang analitik digital. Pembicara pertama, Dr. Suhartono, M.Pd. selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Timur, menyampaikan materi tentang arah strategis pendidikan vokasi berdampak dalam membangun SDM unggul dan berdaya saing global.

Materi tersebut menekankan pentingnya pendidikan vokasi dalam menyiapkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja. Pendidikan vokasi juga diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang terampil, adaptif, dan siap bersaing di tengah perubahan kebutuhan industri.

Pembicara kedua, H. Adik Dwi Puranto, S.H., M.HP. selaku Ketua KADIN Provinsi Jawa Timur, membahas implementasi inovasi digital dalam industri. Pemaparan ini menyoroti pentingnya talenta vokasi yang adaptif, produktif, dan siap kerja di tengah perkembangan teknologi.

Pembicara ketiga, Phima R. Dwikesumasari, S.E., M.SM., Ph.D. selaku Head of Analytics, Business Intelligence & Data Literacy, menyampaikan materi mengenai peran inovasi digital dalam meningkatkan keunggulan kompetitif lulusan vokasi. Topik ini relevan dengan kebutuhan lulusan vokasi agar memiliki kemampuan teknis, kemampuan adaptasi, serta daya saing di tingkat nasional maupun global.

Baca juga:  Perjalanan Inspiratif Ninik Yuniati: Dari Keraguan Menuju Kesuksesan di Dunia 'Dental Technician'

Diskusi Panel dan Presentasi Paralel

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel seminar. Sesi ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperdalam isu pendidikan vokasi, inovasi digital, dan pengembangan SDM unggul berkelanjutan.

Presentasi paralel juga menjadi bagian penting dalam Konferensi Nasional Vokasi 2026. Sesi ini terbagi ke dalam beberapa ruang, yaitu R. Rote, R. Dayak, dan R. Asmat. Setiap ruang didampingi oleh operator yang bertugas membantu kelancaran teknis selama presentasi berlangsung.

Melalui presentasi paralel, peserta dapat memaparkan gagasan, hasil kajian, atau inovasi yang sesuai dengan bidang vokasi. Sesi ini juga menjadi ruang berbagi pengetahuan antar peserta, sekaligus memperkuat budaya akademik dalam pengembangan pendidikan vokasi.

Apresiasi untuk Peserta Terbaik

Konferensi Nasional Vokasi 2026 ditutup dengan agenda pemberian penghargaan. Penghargaan diserahkan oleh jajaran pimpinan VOKASI UNAIR kepada peserta terbaik dalam kategori best presenter, best paper, best e-poster design, dan best e-poster content.

Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan peserta dalam menyajikan karya secara baik, komunikatif, dan relevan dengan tema konferensi. Penghargaan tersebut juga diharapkan dapat mendorong peserta untuk terus mengembangkan gagasan serta inovasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan vokasi dan industri.

Melalui Konferensi Nasional Vokasi 2026, VOKASI UNAIR berharap pendidikan vokasi semakin berperan dalam menghasilkan inovasi digital yang berdampak bagi pembangunan SDM unggul berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemangku kepentingan dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Vokasi Unair

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU