Rabu, 17 JUNI 2026 • 09:39 WIB

UNY Gelar VeggieVolution 2026: Ajang Mahasiswa Tata Boga Pamerkan 96 Produk Pangan Sehat Berbasis Sayuran

Author

Program Studi Pendidikan Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) gelar Culinary Innovation Festival VeggieVolution 2026. (uny.ac.id)

INDOZONE.ID - Sebanyak 96 produk kuliner berbahan sayuran hasil karya mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dipamerkan dalam Culinary Innovation Festival VeggieVolution 2026 yang berlangsung di Auditorium UNY,pada Selasa 16 Juni 2026.

Festival ini digelar sebagai wadah bagi mahasiswa untuk memamerkan inovasi pangan sehat. Selain itu, acara ini juga mendorong pemanfaatan sayuran sebagai bahan baku produk kuliner yang memiliki nilai ekonomi.

Mengusung tema “VeggieVolution”, kegiatan tersebut menjadi sarana publikasi hasil pembelajaran mahasiswa pada mata kuliah Inovasi Produk Boga.

Melalui festival ini, mahasiswa didorong untuk mengembangkan aneka produk pangan yang tidak hanya menarik dari segi rasa dan tampilan, tetapi juga mampu meningkatkan minat masyarakat dalam mengonsumsi sayuran.

Baca juga: Delegasi UBSI Bersiap Tampil di Forum Global Youth Congress 2026, Perkuat Kolaborasi Internasional di Thailand

Dekan Fakultas Teknik UNY, Prof. Ir. Mutiara Nugraheni, menyampaikan bahwa tema VeggieVolution mencerminkan upaya transformasi di bidang kuliner.

“Sebagai institusi pendidikan tinggi, Program Studi Pendidikan Tata Boga memiliki tanggung jawab untuk mendorong lahirnya inovasi yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan kewirausahaan. Melalui festival ini, mahasiswa tidak hanya menghasilkan produk yang menarik dari sisi rasa dan tampilan, tetapi juga memperhatikan nilai gizi, keamanan pangan, keberlanjutan proses produksi, serta potensi komersialisasinya,” jelasnya. 

Ketua Departemen Pendidikan Teknik Boga dan Busana Fakultas Teknik UNY, Dr. Fitri Rahmawati, menjelaskan bahwa festival tersebut merupakan implementasi dari mata kuliah yang berfokus pada pengembangan makanan tinggi serat berbahan dasar sayuran.

VeggieVolution hadir sebagai salah satu upaya menjawab tantangan perubahan pola konsumsi masyarakat yang cenderung rendah serat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa menunjukkan kompetensinya dalam menciptakan produk inovatif berbasis sayuran yang tidak hanya sehat, tetapi juga memiliki daya tarik dan peluang untuk dikembangkan lebih lanjut,” tuturnya.

Baca juga:  Apa Itu Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat? Ini Penjelasan Lengkapnya

Sementara itu, Ketua Panitia VeggieVolution 2026, M. Ghanang Al-Ghifari, mengatakan bahwa tren pangan berbasis nabati atau plant-based food terus berkembang di berbagai negara. Ini merupakan buah dari makin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

Festival yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut, menghadirkan berbagai jenis produk, mulai dari camilan, kue, minuman, hingga inovasi pangan lainnya dengan memanfaatkan sayuran sebagai bahan utama.

Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung, adalah Crunchkin, karya Wanda Febriana, yakni mini cookies dengan tambahan puree labu kuning.

Selain itu, Malwa Hanifah juga memperkenalkan Boringa, bolu kukus pandan yang diperkaya dengan daun kelor sebagai alternatif makanan sehat dengan kandungan gizi lebih tinggi.

Baca juga: Sempat Vakum Bertahun-tahun, Mahasiswi UMY Ini Kembali Berprestasi di Kompetisi Panjat Tebing

Melalui VeggieVolution 2026, mahasiswa Pendidikan Tata Boga UNY membuktikan bahwa sayuran tidak hanya dapat diolah menjadi makanan sehat, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uny.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU