INDOZONE.ID - Kelompok mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengukir prestasi gemilang melalui inovasi di bidang pendidikan berbasis teknologi digital.
Mereka menciptakan aplikasi permainan edukasi bernama Thullabunnesia, yang dirancang khusus untuk mengajarkan Pendidikan Agama Islam kepada anak-anak dengan cara lebih interaktif.
Berkat kreativitas tersebut, tim sukses mendapatkan kucuran dana melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Lahirnya Thullabunnesia didorong oleh keinginan untuk mengubah pandangan bahwa pelajaran agama Islam identik dengan hafalan yang membosankan.
Nabila Mar'atus Saadah, selaku pemimpin tim, menjelaskan bahwa mereka ingin menghadirkan media belajar yang sesuai dengan gaya hidup generasi digital saat ini.
“Anak-anak saat ini sangat dekat dengan dunia digital, sehingga kami menghadirkan media yang sesuai dengan kebiasaan mereka sekaligus membawa nilai pembelajaran Islam,” jelasnya.
Dengan menyatukan konsep bermain dan belajar, materi agama diharapkan menjadi lebih mudah diserap dan menyenangkan bagi anak-anak tanpa mengurangi nilai-nilai edukasi di dalamnya.
Baca juga: Vanantara 2026: Mahasiswa Unesa Perkuat Branding Kampung Panci dengan Edukasi Gizi dan Kreativitas
Aplikasi ini dilengkapi dengan tiga fitur utama yang saling melengkapi. Pertama, fitur Thullab Insight yang menyediakan materi keislaman secara teratur dan sistematis.
Kedua, Thullab Adventure yang menyajikan berbagai tantangan dan permainan seru berdasarkan materi yang telah dipelajari. Ketiga, fitur Thullab Do'a yang berisi kumpulan doa-doa harian yang bisa dibaca kapan saja.
Untuk menemani perjalanan belajar pengguna, aplikasi juga menampilkan dua karakter maskot yang ramah, yaitu Abun dan Nisa. Adapun cakupan materinya meliputi bidang akhlak, fiqih, tajwid, hingga doa-doa pendek.
Keberhasilan meraih pendanaan P2MW menjadi langkah awal yang sangat penting bagi pengembangan aplikasi di masa depan.
Dana tersebut akan digunakan oleh tim untuk memperkaya konten materi, memperbaiki tampilan antarmuka (UI), meningkatkan kualitas fitur, serta memperluas jangkauan pengguna aplikasi.
Baca juga: Mahasiswa Unila Sabet Medali Emas di PENA 2, Ciptakan Inovasi Aplikasi untuk Pemerataan Pendidikan
Aditya Chandra Setiawan, selaku dosen pembimbing, menyatakan bahwa program P2MW memberikan pengalaman luar biasa bagi mahasiswa.
“P2MW menjadi kesempatan besar bagi tim untuk belajar membangun usaha dari tahap ide hingga menjadi produk yang siap dikembangkan. Mahasiswa belajar mengembangkan aplikasi sekaligus memahami aspek bisnis dan kebermanfaatan sebuah inovasi pendidikan,” tegas Aditya.
Melalui inovasi Thullabunnesia, para mahasiswa Unesa berharap dapat memberikan solusi bagi kebutuhan media pembelajaran agama yang modern dan relevan dengan perkembangan zaman.
Karya yang diciptakan diharapkan dapat memperkuat peran mahasiswa dalam memberikan kontribusi positif bagi kemajuan teknologi pendidikan di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unesa.ac.id