INDOZONE.ID - Dalam Masa Pengenalan Lingkungan sekolah (MPLS), siswa biasanya diwajibkan menggunakan berbagai atribut, salah satunya name tag atau ID card.
Atribut ini berfungsi sebagai identitas yang memudahkan panitia dan warga sekolah mengenali peserta MPLS selama kegiatan berlangsung.
Baca juga: 33 Contoh Motto Hidup MPLS yang Keren, Penuh Makna dan Anti Mainstream
Mengenal Fungsi Name Tag MPLS
Name tag MPLS memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran kegiatan pengenalan sekolah.
Dengan adanya name tag, proses perkenalan menjadi lebih mudah karena setiap peserta dapat mengetahui nama teman-teman baru yang ditemuinya.
Selain itu, guru dan panitia juga dapat lebih cepat mengenali siswa ketika memberikan arahan maupun saat melakukan pendataan peserta.
Pembuatan name tag juga menjadi sarana untuk melatih kreativitas siswa, di mana siswa dapat menuangkan ide-ide menarik ke dalam desain yang unik dan personal.
Hasil karya mereka tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga dapat menjadi kenang-kenangan dari pengalaman mengikuti MPLS.
Bahan yang Perlu Disiapkan
Sebelum mulai membuat name tag, siswa perlu menyiapkan beberapa bahan. Kertas karton atau kertas manila biasanya digunakan sebagai bahan utama karena cukup kuat dan mudah dibentuk.
Untuk mempercantik tampilan, siswa bisa menambahkan kertas warna, stiker, atau berbagai hiasan lainnya.
Spidol, pensil warna, dan alat tulis lainnya diperlukan untuk menuliskan identitas serta membuat dekorasi.
Selain itu, gunting dan lem dibutuhkan untuk memotong dan menempelkan berbagai elemen desain.
Tali rafia, tali kur, atau tali khusus ID card dapat dipakai agar name tag dapat dikenakan di leher. Jika ingin hasilnya lebih awet, name tag bisa dilapisi plastik laminasi sehingga tidak mudah rusak selama kegiatan MPLS berlangsung.
Menentukan Ukuran yang Tepat
Langkah pertama dalam pembuatan name tag adalah menentukan ukuran kartu yang akan digunakan.
Ukuran yang terlalu kecil dapat membuat tulisan sulit dibaca, sedangkan ukuran yang terlalu besar akan terasa kurang nyaman ketika dipakai.
Ukuran yang disarankan adalah 9 x 6 sentimeter atau 10 x 7 sentimeter, karena dapat menjadi pilihan yang ideal.
Dengan bantuan penggaris, siswa dapat membuat pola yang rapi sebelum memotong karton sesuai ukuran yang diinginkan.
Membuat Desain yang Menarik
Setelah ukuran ditentukan, tahap berikutnya adalah membuat desain name tag. Pada bagian ini, siswa dapat berkreasi sesuai imajinasi masing-masing.
Beberapa siswa mungkin memilih menggunakan warna-warna yang mencerminkan identitas sekolah, atau lebih menyukai tema karakter kartun, motif alam, atau desain minimalis yang sederhana.
Namun, desain yang dibuat sebaiknya tetap memperhatikan fungsi utama name tag sebagai identitas.
Hiasan yang terlalu ramai dapat mengurangi keterbacaan informasi penting. Keseimbangan antara unsur dekoratif dan informasi perlu diperhatikan agar name tag tetap menarik dan mudah dibaca.
Baca juga: Kreatif! Mahasiswa ITS Gabungkan Budaya Jawa dan Desain Modern Lewat Perhiasan Pawukon Jewelry
Menuliskan Identitas dengan Jelas
Bagian terpenting dari sebuah name tag adalah informasi identitas yang tercantum di dalamnya.
Nama lengkap siswa sebaiknya ditulis dengan ukuran huruf yang cukup besar sehingga mudah terlihat dari jarak tertentu.
Selain nama, beberapa sekolah mewajibkan siswa mencantumkan kelas, jurusan, kelompok MPLS, atau nama sekolah.
Pemilihan warna tulisan juga perlu diperhatikan. Warna yang kontras dengan latar belakang akan membuat tulisan lebih jelas dan mudah dibaca.
Kerapian tulisan menjadi nilai tambah karena dapat memberikan kesan yang baik kepada guru maupun panitia.
Menambahkan Hiasan Kreatif
Agar name tag terlihat lebih menarik, siswa dapat menambahkan berbagai elemen dekoratif seperti stiker, gambar, bingkai warna-warni, atau ornamen kecil lainnya.
Hiasan dapat disesuaikan dengan tema yang dipilih sehingga menghasilkan tampilan unik dan personal.
Namun, kreativitas tetap perlu dibarengi dengan pertimbangan praktis. Hiasan yang berlebihan dapat membuat name tag terlihat penuh dan mengganggu informasi utama.
Dekorasi yang digunakan sebaiknya dipakai secukupnya untuk mempercantik tampilan tanpa mengurangi fungsi name tag sebagai identitas.
Baca juga: Mengenal NIM: Identitas Penting Mahasiswa dan Tutorial Mudah Cek Status di Portal PDDIKTI
Melapisi dan Memasang Tali
Setelah seluruh proses desain selesai, name tag dapat dilapisi menggunakan plastik laminasi untuk meningkatkan ketahanannya.
Lapisan ini akan melindungi name tag dari air, lipatan, maupun kerusakan akibat penggunaan sehari-hari selama MPLS berlangsung.
Langkah terakhir adalah membuat lubang kecil pada bagian atas kartu untuk memasang tali. Dengan demikian, name tag dapat dikenakan di leher dan tetap terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan