INDOZONE.ID - Rumah Budaya Ratna kembali menjadi ruang anak muda Malang melalui kegiatan Singgah Sore yang menghadirkan pengalaman singgah, berbincang, dan hadir secara lebih personal di tengah kehidupan yang serba cepat.
Kegiatan Singgah Sore di Rumah Ratna digelar pada Kamis (25/6/2026) di Rumah Budaya Ratna. Acara ini dirancang oleh Epilog Creative, tim mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang, sebagai bagian dari praktik mata kuliah Public Relations 3 bertema brand activation.
Singgah Sore dirancang sebagai ruang budaya santai yang memberi kesempatan bagi anak muda untuk berhenti sejenak dari rutinitas harian dan paparan digital.
Tanpa konsep yang kaku, peserta diajak hadir, berbincang, dan menikmati suasana sore dengan pendekatan yang sederhana dan akrab.
Baca juga: Dua Minggu, Dua Lokasi GRIT FIT-FEST dan SAMAKARYA Jadi Bukti Kreativitas Kelompok ASTERISK UMM
Pemilihan Rumah Budaya Ratna sebagai lokasi kegiatan menjadi bagian penting dari pesan yang ingin disampaikan.
Rumah budaya ini dikenal sebagai ruang literasi dan kemanusiaan yang terbuka, berangkat dari nilai-nilai yang diwariskan oleh Ratna Indraswari Ibrahim, sastrawan disabilitas asal Malang.
Nilai inklusivitas dan keberanian bersuara yang melekat pada sosok tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Kehadiran Singgah Sore juga menunjukkan bahwa Rumah Budaya Ratna tidak hanya berfungsi sebagai ruang arsip budaya, tetapi tetap hidup sebagai ruang pertemuan dan interaksi lintas generasi.
Anak muda diberi ruang untuk mengenal literasi dan budaya melalui pengalaman yang lebih personal dan kontekstual.
Selain menjadi ruang temu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.
Mahasiswa terlibat dalam perencanaan konsep, pengelolaan kegiatan, serta penyampaian pesan kepada audiens di ruang publik.
Melalui Singgah Sore, Epilog Creative berharap Rumah Budaya Ratna semakin dikenal sebagai ruang budaya yang terbuka dan relevan bagi anak muda Malang.
Baca juga: Kelompok Praktikum Public Relations UMM Berkolaborasi dengan GRIT Fitness Gelar GRIT FIT-FEST
Dengan pendekatan yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, literasi dan ruang budaya diharapkan tetap memiliki tempat di tengah perubahan gaya hidup perkotaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan