Ilustrasi menulis esai (freepik)INDOZONE.ID - Kamu sedang mencari beasiswa? Kamu berada di waktu yang tepat, karena saat ini banyak program beasiswa yang membuka pendaftaran.
Namun, tahukah kamu bahwa penulisan esai beasiswa tidak bisa dilakukan sembarangan?
Umumnya, kesalahan dasar yang dibuat pendaftar beasiswa adalah hanya memasukkan data diri ke dalam AI dan menggunakan hasil jadinya.
Alhasil, ini bisa menyebabkan penolakan, bahkan di tahap administrasi, tanpa kamu tahu letak kesalahannya.
Ini dia kesalahan penulisan esai yang perlu kamu hindari!
1. Langsung Menulis Tanpa Riset
Lakukan riset mendalam tentang program beasiswa. Tunjukkan bahwa kamu memahami seluk-beluk program yang kamu tuju.
Tanpa riset, kamu hanya akan terlihat tidak terlalu paham dengan program beasiswa pilihanmu. Ini membuatmu tampak biasa saja dan tidak menonjol dari kandidat lain.
Solusinya, lakukan riset mendalam mengenai program beasiswa, jurusan, dan universitas pilihanmu sebelum mulai menulis esai.
Cari data pendukung dan cari tahu visi misi beasiswa beserta latar belakang awardee yang banyak diterima.
Dari sana, tarik kesimpulan kualifikasi kandidat seperti apa yang dicari oleh program beasiswa.
Baca juga: 7 Jenis Esai Beasiswa Luar Negeri yang Wajib Kamu Tahu sebelum Daftar
2. Menambahkan Cerita Dramatis untuk Poin Tambahan
Kamu mungkin merasa perlu adanya kalimat-kalimat yang menggugah empati dengan gaya dramatis, seperti:
“Every obstacle I encountered was not a barrier, but a chisel, meticulously sculpting the resilience and fortitude that now define my pursuit of higher education.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@kobieducation