INDOZONE.ID - Bagi pecinta sejarah, turunnya minat baca dan wawasan sejarah Indonesia tentu membuat prihatin berbagai pihak, tak terkecuali bagi para Mahasiswa SPI UIN Alauddin Makassar.
Demi menjaga sejarah tetap dikenang dan berpindah tangan ke generasi selanjutnya, mahasiswa AK2 angkatan 2022 Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) berkolaborasi menciptakan “Cahaya dari Bone”.
Mereka mengkolaborasikan sejarah lokal dengan medium populer di kalangan anak muda, komik, dengan harapan sejarah tidak hanya menjadi hafalan, tetapi juga dapat dinikmati sebagai narasi inspiratif yang relevan bagi pendidikan di sekolah maupun di lingkungan kampus.
Baca juga: UIN Alauddin Makassar Terapkan WFH Setiap Jumat untuk Efisiensi Anggaran
Komik “Cahaya dari Bone: Terbentuknya Sebuah Kerajaan” mengisahkan tentang sejarah awal Kerajaan Bone di Sulawesi Selatan, yang berfokus pada Tomanurung atau Manurungge ri Matajang, tokoh legendaris pendiri Kerajaan Bone.
Inisiatif mahasiswa ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Sekretaris Jurusan Program Studi SPI, Muhammad Arif, M.Hum., menurutnya gerakan mahasiswa yang diusung kelas atas inisiatif sendiri sangat sejalan dengan visi prodi.
Visi yang dimaksud ini mengacu pada mencetak mahasiswa yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga kreatif dalam menyampaikan hasil kajian sejarah kepada masyarakat luas.
Baca juga: Sodor Saga: Inovasi Permainan Edukatif Buat Bantu Meningkatkan Kerja sama Anak
Penyerahan Komik “Cahaya dari Bone” yang dilaksanakan di Fakultas Adab dan Humaniora diterima dengan antusias oleh pihak jurusan yang diwakili oleh Sekretaris Jurusan SPI, Muhammad Arif, M.Hum.
“Ini adalah contoh konkret dari bagaimana sejarah bisa dikomunikasikan dengan cara yang lebih kontekstual, menarik, dan inklusif. Karya ini dapat menjadi jembatan antara ilmu sejarah dan dunia pendidikan populer,” ujarnya.
Karya ini menjadi bukti pendidikan dan pengajaran SPI UIN mampu mencetak mahasiswa yang unggul dalam inovasi dan inisiasi. Tidak hanya itu, gerakan mereka dapat menjadi penggerak awal dalam membuka ruang diskusi terkait studi sejarah Islam dan peradaban di Indonesia. ia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fah.uin-alauddin.ac,id