Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Jumat, 18 JULI 2025 • 19:20 WIB

Strategi Mahasiswa KKN Undip Tingkatkan Partisipasi Warga dalam Layanan Pengelolaan Sampah

Strategi Mahasiswa KKN Undip Tingkatkan Partisipasi Warga dalam Layanan Pengelolaan SampahMahasiswa KKN Undip melakukan sosialisasi pengelolaan sampah

INDOZONE.ID - Mahasiswa KKN-T Tim 99 Universitas Diponegoro (Undip) berkolaborasi dengan UMDes Dadi Mukti dalam upaya peningkatan layanan pengelolaan sampah di Desa Getan, Sukoharjo, Jawa Tengah. 

Hal ini untuk merespons rendahnya tingkat partisipasi warga terhadap pelayanan pengangkutan sampah yang telah dijalankan selama beberapa waktu terakhir. 

Dari sekitar 100 Kepala Keluarga (KK) di RW 08, hanya 7 yang aktif berlangganan layanan pengangkutan sampah rumah tangga. 

Baca juga: Bawang Merah Untuk Ketahanan Pangan, Inovasi Mahasiswa KKN Undip dan BUMDes Dorong Kemandirian Ekonomi

Angka ini jauh dari harapan dan justru menjadi beban bagi keberlanjutan program layanan sampah desa.

Tim mahasiswa bersama pihak BUMDes menyusun strategi berbasis data yang melibatkan simulasi keuangan dan skema insentif partisipatif sebagai pendekatan utama yang didukung data keuangan dan dirancang untuk menjawab tantangan teknis, sosial, serta ekonomi dalam pengelolaan sampah desa. 

Berdasarkan hasil perhitungan, diketahui bahwa biaya tetap operasional pelayanan sampah di RW 08 sebesar Rp250.000 per bulan. 

Agar layanan ini dapat berjalan tanpa merugi, minimal dibutuhkan 13 KK pelanggan dengan tarif standar Rp20.000 per bulan. 

Jika digunakan tarif promosi sebesar Rp15.000 per bulan, maka dibutuhkan sedikitnya 17 KK agar layanan mencapai titik impas (break-even point).

Baca juga: Mahasiswa KKN Undip Tanamkan Kesadaran Lingkungan dan Pengelolaan Uang kepada Anak-Anak Desa Kaligawe

“Dengan pendekatan simulasi ini, kami bisa merancang strategi yang lebih realistis dan berbasis data. Tidak hanya mengira-ngira, tapi benar-benar terukur secara finansial,” jelas salah satu anggota tim KKN.

Setelah perhitungan finansial dilakukan, berbagai intervensi pun diterapkan secara strategis. Sosialisasi menjadi ujung tombak pendekatan awal. 

Mahasiswa secara aktif melakukan kunjungan dari rumah ke rumah (door-to-door), menyampaikan informasi melalui pamflet, poster, serta diskusi ringan dengan warga disertai media visual dan forum diskusi warga. 

Pendekatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman manfaat layanan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Strategi Mahasiswa KKN Undip Tingkatkan Partisipasi Warga dalam Layanan Pengelolaan Sampah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!