Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Jumat, 18 JULI 2025 • 17:59 WIB

Bawang Merah Untuk Ketahanan Pangan, Inovasi Mahasiswa KKN Undip dan BUMDes Dorong Kemandirian Ekonomi

Bawang Merah Untuk Ketahanan Pangan, Inovasi Mahasiswa KKN Undip dan BUMDes Dorong Kemandirian EkonomiMahasiswa KKN Undip

INDOZONE.ID - Mahasiswa Program KKN Undip berkolaborasi dengan BUMDes Dadi Mukti untuk memperkuat sektor pertanian lokal. 

Hal ini terutama mmelalui pengembangan produk turunan bawang merah, komoditas unggulan yang menjanjikan.

Pada peluncuran program, Sekretaris BUMDes Dadi Mukti, Hariyanto, menegaskan bahwa Desa Gentan memiliki sumber daya yang sangat mendukung untuk pertanian yang lebih bernilai.

Baca juga: Mahasiswa KKN Undip Tanamkan Kesadaran Lingkungan dan Pengelolaan Uang kepada Anak-Anak Desa Kaligawe

“Gentan ini punya lahan yang luas, dan kita harus memanfaatkannya. Kenapa tidak coba fokus ke bawang merah? Nilai jualnya tinggi, pasarnya jelas, dan kita sudah punya pengalaman. Tinggal bagaimana dikelola dengan strategi yang baik,” ujarnya, Kamis (17/7/2025).

Kegiatan ini menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) Gentan, yang aktif dalam pengolahan hasil tani. 

Anggota KWT, Wiwin, menyampaikan bahwa potensi pertanian bawang merah tidak hanya ada di lahan, tetapi juga bisa dikembangkan secara rumahan.

“Ini bisa dikembangkan bukan hanya oleh petani, tapi juga ibu-ibu rumah tangga. Tinggal penguatan dari segi olahan dan pemasaran, apalagi kalau ditanam di sawah pasti perlu persiapan yang lebih matang,” ungkapnya.

Baca juga: Cara Mengajukan Penurunan Nominal UKT, Ini Syarat dan Ketentuannya

Dalam wawancara dengan kelompok wanita tani tersebut, terungkap bahwa mereka telah melakukan percobaan menanam bawang merah menggunakan polybag. Hasilnya memuaskan. 

Namun, mereka juga menyadari bahwa menanam bawang di polybag berbeda secara signifikan dengan menanam di sawah. 

Tantangan seperti cuaca yang tidak dapat diprediksi dan hama yang sulit dikontrol menjadi perhatian utama yang perlu diatasi sebelum melakukan penanaman secara luas.

Program KKN Undip ini bukan hanya menghadirkan inovasi produk seperti bawang goreng kemasan dan sambal bawang khas desa, tetapi juga menyusun analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, dan Threats) dan STP (Segmentation, Targeting, dan Positioning) untuk memperkuat arah bisnis dan pemasaran yang akan dijalankan. 

Baca juga:  Beasiswa GKS Korsel: Biaya Hidup hingga Tunjangan Kesehatan Ditanggung Tiap Bulan, Ini Syaratnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bawang Merah Untuk Ketahanan Pangan, Inovasi Mahasiswa KKN Undip dan BUMDes Dorong Kemandirian Ekonomi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!