INDOZONE.ID - Mahasiswa KKN-T IDBU 67 Universitas Diponegoro (UNDIP) turut berkontribusi menghadirkan inovasi permodalan keuangan desa untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata di Desa Sangubanyu, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, pada Kamis (24/7/2025).
Desa Sangubanyu kini semakin percaya diri mengembangkan potensi wisata unggulan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkat aksi nyata Tim 3 KKN-T IDBU 67 UNDIP.
Melalui program sosial masyarakat yang inovatif, tim yang terdiri dari Melinda Gita Saputri, Uzira First Nur Fatimah, Moehammad Rafly, dan Jennifer Azzahra Akyela ini membangun fondasi ekonomi kreatif guna meningkatkan daya saing sektor pariwisata sekaligus perekonomian lokal.
Mereka menyoroti potensi besar Pemandian Air Panas Tirta Assyifa, yang selama ini terhambat oleh minimnya akses pendanaan dan pengelolaan yang belum optimal. Tak hanya memberikan ide, mereka juga membawa solusi strategis untuk membuka peluang investasi dan memberdayakan UMKM desa secara berkelanjutan.
“Kami melihat Pemandian Air Panas Tirta Assyifa sebagai aset penting yang, bila dikelola dengan strategi bisnis dan modal yang tepat, mampu mengangkat ekonomi dan daya tarik Desa Sangubanyu,” ujar salah satu anggota tim.
Baca juga: Dari Peta Evakuasi hingga Urban Farming, KKN UNDIP Bikin Warga Tembalang Lebih Siaga Bencana
Program yang diusung mahasiswa ini telah memberikan dampak nyata bagi perekonomian Desa Sangubanyu. Sinergi antara ilmu akademik dan kearifan lokal membuka jalan bagi investasi strategis serta penguatan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi desa.
Desa Sangubanyu kini lebih siap menapaki masa depan sebagai destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menarik pengunjung, tetapi juga membawa manfaat ekonomi luas bagi masyarakat.
“Kami berharap fondasi ekonomi kreatif yang telah kami bangun dapat terus berkembang, menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, serta mewujudkan desa mandiri yang maju dan sejahtera,” ujar salah satu anggota Tim 3 KKN-T IDBU 67 UNDIP.
Kepala Desa Sangubanyu, Khaeruddin, menyambut baik program tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat mengoptimalkan potensi desa sekaligus mendorong perkembangan perekonomian masyarakat setempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan