INDOZONE.ID - Mahasiswa KKN-T IDBU Tim 8 Universitas Diponegoro (UNDIP) menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Melalui kerja sama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Guyub Rukun RW 12, mereka menggagas inovasi minuman herbal bernama Teh Kinasih.
Uniknya, semua bahan dasar minuman ini dari daun kemangi dan jahe, berasal dari hasil swadaya dan budidaya masyarakat di lahan KWT setempat. Tak hanya sehat, Teh Kinasih juga membawa nilai ekonomi baru bagi warga.
Teh Kinasih dirancang bukan cuma sebagai produk konsumsi, tetapi juga sebagai strategi hilirisasi hasil pertanian lokal. Menurut Gea Mustika Firmadhary, anggota Tim 1 KKN-T IDBU Tim 8 UNDIP, pemilihan kemangi dan jahe bukan tanpa alasan. Selain mudah ditemukan di lingkungan Jombor, keduanya punya manfaat besar yaitu memperkuat imun tubuh, meningkatkan metabolisme, dan meredakan stres.
“Kami melihat potensi besar dari bahan alami yang ada di sekitar warga. Dengan pengolahan yang tepat, ini bisa menjadi produk bernilai jual tinggi sekaligus mendukung gaya hidup sehat,” ujar Gea.
Baca juga: Alternatif Sehat Pengganti Ayam, Mahasiswa KKN UNDIP Melakukan Inovasi Pembuatan Nugget Ikan Lele
Teh Kinasih (Salas Alif/Z Creators)
Tak hanya menggagas ide, mahasiswa juga terjun langsung mendampingi proses produksi. Mulai dari pemilihan dan pencucian bahan, pengeringan alami, hingga pengemasan dilakukan bersama warga. Selain itu, tim KKN juga menggelar penyuluhan manajemen usaha mikro dan strategi pemasaran digital agar produk Teh Kinasih bisa menembus pasar lebih luas.
Ketua KWT Guyub Rukun, Ibu Ngatini, mengaku antusias dengan kehadiran program ini. Ia merasa pendampingan mahasiswa sangat membantu meningkatkan keterampilan kelompok dalam mengelola hasil pertanian mereka.
“Dulu kami belum terpikir kalau kemangi dan jahe bisa dijadikan minuman yang menarik. Sekarang jadi tahu cara mengolahnya, bahkan kemasannya juga menarik. Harapannya, Teh Kinasih bisa jadi produk unggulan dari Jombor,” ujarnya.
Baca juga: Warisan Rasa dari Sokowolu: Teh Sangan Dapat Panggung Lewat Inovasi KKN UNDIP
Selain produksi Teh Kinasih, tim KKN juga mengadakan edukasi pemanfaatan lahan pekarangan dan pengelolaan keuangan usaha kecil. Semua itu diarahkan agar KWT Guyub Rukun tak hanya jadi komunitas tani biasa, tapi bisa menjadi penggerak ekonomi lokal yang mandiri dan berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi ini, harapannya masyarakat Jombor tak hanya makin produktif, tapi juga semakin sejahtera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan