INDOZONE.ID - Mahasiswa double degree doktoral Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada dan Department of Molecular Genetics and Infection Biology University of Greifswald Jerman, Tiara Putri, dapat penghargaan Poster Prize di ajang 77th Annual Conference of The German Society for Hygiene and Microbiology di Jena, Jerman.
Diketahui, konferensi ini adalah salah satu ajang mikrobiologi bergengsi di Eropa. Ia membuat presentasi poster dengan judul “Impact of Pneumolysin, Hydrogen Peroxide, and Streptococcus Pneumoniae Strains on Blood - CSF Barrier Integrity in a Human Choroid Plexus Co-Culture”.
Baca juga: Bukan Buang Waktu! Ini 5 Alasan Harvard Dukung 'Gap Year', Bahkan Jadi Opsi yang Dianjurkan
Ini merupakan riset yang memberikan pemahaman baru tentang mekanisme Streptococcus pneumoniae (salah satu bakteri patogen pada manusia), yang bisa merusak integritas sistem blood-cerebrospinal fluid barrier.
Konferensi ini diikuti oleh 188 peserta dari berbagai negara, dan Tiara sukses meraih salah satu dari lima orang yang dapat Poster Prize.
“Bersyukur, saya bisa mendapat penghargaan untuk poster riset saya,” kata Tiara.
Tiara menyebut, riset yang dilakukan tidak terlepas dari pengalamannya saat menempuh S3 double degree. Ia mengaku bisa mendapatkan kesempatan belajar di dua lingkungan berbeda.
Baca juga: 180 Km Nonstop! Ribuan Pelari Ramaikan Wondr ITB Ultra Marathon 2025
Baginya, S3 di Fakultas Biologi UGM bisa memberikan pondasi kuat Ilmu Biologi. Sedangkan di University of Greifswald, memperdalam riset menggunakan berbagai fasilitas modern dan kolaborasi dengan para profesor di Jerman.
“Kombinasi ini membuat saya berkembang, tidak hanya dari sisi keilmuan, tetapi juga dalam cara berpikir kritis, kolaborasi lintas budaya, dan resiliensi,” ujarnya.
Tiara tidak berpuas diri walaupun menempuh pendidikan di dua kampus. Ia terus konsisten untuk terus riset dan berkontribusi lebih dalam, khususnya pada pemahaman patogenesis pneumococcal meningitis.
“Saya Ingin rosetini bisa bermanfaat dan berdampak di masa depan,” katanya.
Baca juga: College Prep Hacks! Strategi Kelas 10 dan 11 Tembus SNPMB dan Masuk Kampus Impian
Dalam membagi waktu untuk pendidikan dan riset tidaklah mudah bagi Tiara, ditambah sebagai orang tua tunggal di negara orang. Ini menjadi tantangan yang dihadapi selama di Jerman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ugm.ac.id