Hardika Dwi Hermawan (ums.ac.id)
INDOZONE.ID - Kisah Hardika Dwi Hermawan, atau yang akrab disapa Dika, mahasiswa penerima beasiswa LPDP, yang menempuh studi Master of Science di Hong Kong University, salah satu kampus terbaik dunia. Dibalik gelarnya yang keren, Dika punya kisah perjuangan yang bikin banyak orang terharu.
Baca juga: Kisah Perjalanan dr. Gabriel Julian dari Papua Barat Menuju Panggung Dokter UGM
Biaya hidup di Hong Kong yang super tinggi, membuat Dika tinggal di kamar kos berukuran 2x1 meter di kawasan padat penduduk.
Ruang itu sempit dengan tingginya hanya sekitar 1,5 meter membuat Dika harus berjongkok untuk bergerak. Sambil kuliah, Dika juga bekerja sebagai mentor demi menutupi kebutuhan sehari-hari.
Meski banyak tantangan yang dihadapi, akhirnya Dika berhasil lulus tahun 2019 dengan predikat membanggakan, bahkan dinobatkan sebagai alumni LPDP terbaik di bidang pendidikan.
Alih-alih menetap di luar negeri, Dika memilih pulang. Ia kini menjadi dosen di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan mendirikan Desamind, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada pengembangan potensi pemuda desa.
Melalui Desamind, Dika ingin mencetak “local hero” anak muda dari desa yang punya kemampuan global, tapi tetap punya hati untuk membangun kampung halamannya.
Organisasi ini kini punya 16 chapter di seluruh Indonesia, dengan berbagai program seperti pendampingan desa, beasiswa, hingga pelatihan kepemimpinan sosial.
Dika percaya ilmu bukan sekadar untuk menaikkan derajat pribadi, tapi untuk memajukan masyarakat. Apa yang ia dapat di Hong Kong kini diterjemahkan dalam aksi nyata yang akhirnya membantu anak muda desa punya akses pendidikan dan keberanian untuk bermimpi lebih besar.
Konsistensinya bikin Desamind tumbuh jadi ruang kolaborasi yang mempertemukan mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam satu visi: membangun Indonesia dari desa.
Baca juga: Kisah Inspiratif Yunida, dari Berjualan Rujak hingga Berhasil Borong Nilai A di UNAIR
Dari kamar kos sempit di Hong Kong, Dika membuktikan kalau keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.
Nah, kalau Dika berhasil berjuang di kamar sekecil itu, kamu bakal berjuang juga gak?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@youtzmedia