Ilustrasi mahasiswa mengejar materi yang tertinggal selama cuti (Freepik)
INDOZONE.ID – Cuti kuliah bisa menjadi salah satu pilihan mahasiswa untuk mengatasi berbagai situasi, seperti mengejar peluang baru atau menempuh prioritas lain.
Namun, kamu juga perlu mempertimbangkan konsekuensinya sebelum membuat keputusan ini.
Berikut adalah 5 kosekuensi yang perlu kamu pertimbangan jika ingin mengambil cuti kuliah.
Baca juga: Biar Gak Salah Pilih Jurusan Kuliah, Kenali 5 Tipe Kepribadian Holland
Mengambil cuti berarti menghentikan proses kuliah untuk sementara waktu. Akibatnya, masa studimu akan bertambah lebih lama dari rencana awal.
Jika sebelumnya kamu menargetkan lulus dalam empat tahun, adanya cuti dapat membuat target tersebut mundur satu semester atau bahkan lebih.
Perubahan ini bisa mempengaruhi rencana besar lainnya, seperti melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, mengikuti program magang, atau mulai mencari pekerjaan.
Penting untuk mempertimbangkan apakah kamu siap menerima perubahan pada timeline akademikmu.
Saat masa cuti usai, kamu mungkin akan menghadapi tantangan untuk menyesuaikan diri dengan ritme kuliah yang sudah berjalan.
Materi yang diajarkan selama cuti sering kali cukup banyak, sehingga kamu perlu usaha ekstra untuk mengejar ketertinggalan.
Teman-temanmu mungkin sudah lebih memahami materi, sementara kamu harus memulai kembali dari awal.
Jika tidak dipersiapkan dengan baik, kondisi ini bisa membuatmu merasa kewalahan, bahkan mempengaruhi kualitas belajar dan nilai yang kamu dapatkan.
Baca juga: Jalan Pintas Menuju Petaka Akademik, 4 Dampak Negatif Pakai Joki Tugas yang Wajib Mahasiswa Tahu!
Jika kamu adalah mahasiswa yang menerima bantuan kuliah, cuti kuliah bisa memberikan dampak besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cakrawala.ac.id