Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Selasa, 06 JANUARI 2026 • 14:20 WIB

Mahasiswa ITS Hadir di Tengah Nelayan, Bawa Inovasi Pelapis Kapal Ramah Lingkungan

Mahasiswa ITS Hadir di Tengah Nelayan, Bawa Inovasi Pelapis Kapal Ramah LingkunganKelompok KKN Abmas asal ITS bersama para nelayan. (its.ac.id)

INDOZONE.ID - Kelompok KKN "Abmas" dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menunjukan inovasinya dengan mengadakan pelatihan dalam mengembangkan teknologi pelapisan infrastruktur kapal berbasis silika.

Inovasi tersebut dilatarbelakangi dengan banyaknya permasalahan korosi dan fouling, yang sering terjadi pada kapal nelayan di Kalirejo, Pasuruan.

Pelatihan ini dilaksanakan pada 28 November 2025 silam dan melibatkan banyak nelayan serta segelintir kelompok masyarakat pesisir setempat. 

Perwakilan dari jajaran ITS turut hadir dalam pelatihan, yakni Vania Mitha Pratiwi selaku dosen Departemen Teknik Material dan Metalurgi. '

Lima mahasiswa Teknik Material, satu mahasiswa Teknik Informatika, dan tiga mahasiswa Teknik Kelautan juga hadir mengikuti pelatihan tersebut.

Permasalahan korosi dan fouling yang kerap dialami kapal nelayan, menjadi tantangan tersendiri bagi mereka karena dapat menurunkan kinerja kapal dan meningkatkan biaya operasional. 

Baca juga: Hard Skills vs Soft Skills: Mana yang Lebih Penting Buat Fresh Graduate?

Masalah itu lahir dari dua hal, yakni kapal yang terpapar oleh air laut secara terus menerus dapat mempercepat proses korosi. Lalu, banyaknya organisme laut seperti alga dan teritip juga menyebabkan hambatan hidrodinamika. 

Maka dari itu, tim KKN berinovasi mengenalkan pelapisan berbasis nano-silika yang diekstraksi dari DBE, limbah industri dengan kandungan silika (SiO₂) tinggi.

Mereka memulai pelatihan dengan mengenalkan DBE sebagai bahan baku ramah lingkungan, yang dilanjutkan dengan pemaparan proses ekstraksi nano-silika.

Para nelayan yang hadir sebagai peserta juga dibimbing langsung oleh mahasiswa dalam pembuatan cat berbasis nano-silika dan cara aplikasinya pada lambung kapal nelayan.

Baca juga: Dijuluki "The Next Einstein" oleh Harvard, Yuk Intip 4 Fakta Menarik Sabrina Gonzalez Pasterski

“Pelapisan berbasis nano-silika ini diharapkan mampu memberikan perlindungan lebih tahan lama terhadap korosi dan fouling, sehingga frekuensi perawatan kapal dapat ditekan. Selain itu, pemanfaatan DBE juga mendukung pengurangan limbah industri,” ungkap Vania.

Para nelayan sangat berantusias menghadiri pelatihan karena inovasi ini sangat membantu dalam menekan biaya perawatan kapal sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Its.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa ITS Hadir di Tengah Nelayan, Bawa Inovasi Pelapis Kapal Ramah Lingkungan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!