Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 15:00 WIB

Mahasiswa KKN Unsoed Latih Warga Olah Kulit Jeruk dan Serai Jadi Spray Anti Nyamuk

Mahasiswa KKN Unsoed Latih Warga Olah Kulit Jeruk dan Serai Jadi Spray Anti NyamukWarga Desa Kesugihan Kidul membuat spray anti nyamuk (unsoed.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memberikan kontribusi bagi kesehatan warga di Desa Kesugihan Kidul, Kabupaten Cilacap, pada 4 Februari 2026.

Mereka mengadakan pelatihan pembuatan cairan semprot (spray) anti nyamuk yang menggunakan bahan-bahan alami. 

Baca juga: Tak Tinggal Diam, Unsoed Hadir Pulihkan Kesehatan dan Mental Warga Serang Purbalingga Terdampak Bencana

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait meningkatnya gangguan nyamuk selama musim hujan, yang mulai mengusik kenyamanan dan kesehatan warga.

Untuk mengatasi hal tersebut, para mahasiswa memperkenalkan solusi yang aman dan murah, yaitu dengan memanfaatkan kulit jeruk dan serai sebagai bahan dasar pembuatan produk pengusir nyamuk.

Pelatihan ini diikuti dengan penuh semangat oleh ibu-ibu rumah tangga dan para kader kesehatan desa.

Mereka diajarkan secara langsung setiap tahapannya, mulai dari cara memilih bahan yang segar, proses pengambilan sari atau ekstraksi yang sederhana, hingga petunjuk penggunaan produk agar aman dipakai di area rumah. 

Mahasiswa KKN Unsoed Latih Warga Olah Kulit Jeruk dan Serai Jadi Spray Anti NyamukMahasiswa mengajarkan tahapan pembuatan spray anti nyamuk (unsoed.ac.id)

Baca juga: Inovasi Bionghum Mahasiswa UPER, Ubah Limbah Sorgum Jadi Produk Bernilai Hingga Pendapatan Petani Naik 40 Kali Lipat!

Arif Imam Hidayat, selaku Dosen Pembimbing Lapangan, menjelaskan bahwa program yang diadakan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri dalam menjaga kesehatan lingkungan.

Mahasiswa didorong untuk menghadirkan program yang edukatif, aplikatif, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Pencegahan penyakit berbasis lingkungan menjadi fokus penting, terutama pada musim hujan, serta berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” papar Arif.

Ia juga menambahkan bahwa selain sebagai pencegah penyakit, produk ini juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai peluang usaha bagi warga desa. 

Baca juga: UNNES Kenalkan Ecoprint ke Dunia Lewat Program ICD 2026 di Desa Ngesrepbalong

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unsoed.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa KKN Unsoed Latih Warga Olah Kulit Jeruk dan Serai Jadi Spray Anti Nyamuk

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!