Ilustrasi mahasiswa salah jurusan. (AI/Gemini)
INDOZONE.ID - Fenomena salah jurusan bukan hal baru di dunia perkuliahan. Banyak mahasiswa, terutama di semester awal merasa tidak cocok dengan jurusan yang telah mereka pilih.
Kondisi salah jurusan ini sering memunculkan dilema. Haruskah tetap bertahan dan menyelesaikan kuliah, atau justru pindah ke jurusan lain yang dirasa lebih sesuai dengan passion?
Namun, penting untuk dipahami bahwa salah jurusan tidak sepenuhnya menentukan masa depan karier. Di dunia kerja saat ini, banyak perusahaan tidak hanya melihat latar belakang pendidikan, tetapi juga skill, pengalaman, dan portofolio yang dimiliki.
Artinya, kamu tetap punya peluang meski jurusan tidak sepenuhnya linier dengan pekerjaan yang diinginkan. Selain itu, ada beberapa alasan kenapa kamu tidak perlu terlalu khawatir jika merasa salah jurusan.
Baca juga: Persaingan Ketat! Teknik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta Tembus Rasio 1:27 di SNBP 2026
Banyak orang menganggap jurusan kuliah merupakan penentu masa depan. Presepsi tersebut tidak sepenuhnya salah, dari jurusan, kamu memang memiliki akses besar ke bidang kerja tertentu.
Misalnya jurusan teknik atau kedokteran, biasanya prospek kariernya sudah cukup jelas. Lulusannya juga punya arah profesi yang spesifik dan dibutuhkan di dunia kerja.
Sementara itu, jurusan seperti seni atau humaniora cenderung lebih fleksibel. Artinya, lulusannya punya banyak pilihan, tapi juga harus lebih aktif cari peluang dan menentukan arah kariernya sendiri.
Di sisi lain, arah karier tidak sepenuhnya disetir oleh jurusan yang diambil semasa kuliah. Hal lain, seperti skill, pengalaman, relasi, sampai kemauan buat terus belajar juga turut berperan penting dalam menentukan arah karier mu.
Ada beberapa bidang industri yang memang harus memiliki kesesuaian antara jurusan dan pekerjaan. Misalnya, dokter, apoteker, pengacara, hingga beberapa bidang teknik, membutuhkan pendidikan khusus dan sertifikasi resmi.
Baca juga: Sokong UMKM Lokal: Mahasiswa UB Ciptakan Teknologi Canggih, Kopi Susu Kini Bisa Tahan Lebih Lama
Di luar bidang tersebut, tren dunia kerja mulai berubah. Misalnya, industri seperti digital, kreatif, marketing, sales, hingga manajemen tidak lagi terpaku pada latar belakang jurusan karyawannya.
Perusahaan kini lebih fokus pada kemampuan dan potensi kandidat dibanding sekadar gelar yang dimiliki.
Artinya, kamu tetap memiliki peluang tmeski merasa tidak linear dengan jurusan yang diambil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Id.prosple.com, News.bsi.ac.id, Amatan