Ilustrasi mahasiswa menjadi jurnalis (Freepik)
INDOZONE.ID - Masih banyak orang yang percaya bahwa kuliah S2 harus sejalan dengan jurusan saat S1. Misalnya, lulusan teknik dianggap harus melanjutkan ke teknik, lulusan ekonomi ke ekonomi, dan seterusnya.
Padahal, saat ini banyak kampus yang membuka kesempatan bagi lulusan dari berbagai bidang ilmu untuk masuk ke program Magister tertentu.
Dunia pendidikan semakin fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah. Banyak kampus yang memahami bahwa kemampuan seseorang tidak hanya ditentukan oleh jurusan saat S1.
Karena itu, mahasiswa dari latar belakang berbeda sering dianggap mampu membawa sudut pandang baru dalam diskusi kelas dan dunia kerja.
Baca juga: Ingin Kerja di Kedirgantaraan? Ini Jurusan Penerbangan Terbaik di Indonesia
Magister Manajemen atau MBA menjadi pilihan populer bagi yang ingin pindah jalur karier. Program tersebut terbuka untuk berbagai jurusan, seperti teknik, kesehatan, pendidikan, maupun seni.
Mahasiswa akan belajar bisnis, keuangan, pemasaran, dan kepemimpinan. Jurusan ini sangat cocok bagi lulusan yang ingin naik jabatan atau membuka usaha sendiri.
Misalnya, lulusan teknik yang sebelumnya bekerja di bidang operasional bisa beralih menjadi manajer proyek atau pimpinan perusahaan.
Program Magister Ilmu Komunikasi juga banyak menerima mahasiswa lintas jurusan karena kemampuan komunikasi dibutuhkan nyaris di semua bidang pekerjaan.
Materi yang dipelajari meliputi public relations, media digital, branding, dan komunikasi organisasi. Lulusannya bisa bekerja di media, humas, atau pemasaran.
Lulusan hukum, teknik, sastra, maupun ekonomi berpeluang besar masuk ke jurusan ini. Banyak peluang kerja terbuka seperti humas perusahaan, konsultan komunikasi, content strategist, atau profesional media.
Bagi yang tertarik bekerja di pemerintahan, lembaga sosial, atau organisasi pembangunan, Magister Administrasi Publik bisa menjadi pilihan tepat.
Program tersebut mempelajari tata kelola organisasi publik, pelayanan masyarakat, kebijakan pemerintah, hingga perencanaan pembangunan daerah.
Jurusan terbuka luas untuk lulusan sosial maupun sains. Contohnya, lulusan teknik sipil bisa masuk untuk mendalami perencanaan kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan