INDOZONE.ID - Saat memilih kampus, banyak orang terlalu berfokus pada jurusan atau biaya kuliah. Padahal, ada satu hal penting yang sering dianggap sepele, yaitu akreditasi kampus.
Faktanya, akreditasi punya pengaruh besar terhadap masa depan karier setelah lulus. Berikut tujuh dampak akreditasi kampus untuk karier mahasiswa di masa depan.
Banyak perusahaan, terutama instansi besar atau BUMN, menjadikan akreditasi sebagai salah satu syarat awal melamar pekerjaan.
Jadi, sebelum melihat skill atau pengalaman, mereka sering “menyaring” kandidat dari kampus dengan akreditasi tertentu. Artinya, jika kampusmu punya akreditasi baik, peluang CV dilirik HR akan lebih tinggi.
Akreditasi mencerminkan kualitas pendidikan. Lulusan dari kampus dengan akreditasi unggul biasanya dianggap sudah dibekali kemampuan mumpuni yang sesuai kebutuhan dunia kerja.
Perusahaan jadi lebih percaya bahwa kamu punya dasar ilmu yang kuat, bukan sekadar lulus saja.
Beberapa perusahaan ternama hanya membuka lowongan untuk lulusan dari kampus dengan akreditasi minimal tertentu.
Selain itu, kampus dengan akreditasi baik biasanya punya kerja sama dengan industri (magang, rekrutmen kampus, dan sebagainya), jadi kamu punya “jalur khusus” untuk masuk dunia kerja.
Baca juga: Sarjana Humaniora Adalah? Ini Prospek dan Peluang Kerja di Masa Depan
Meskipun bukan satu-satunya faktor, lulusan dari kampus dengan reputasi dan akreditasi bagus sering mendapatkan penawaran gaji awal lebih tinggi.
Ini karena perusahaan menilai mereka memiliki potensi dan kualitas yang lebih siap ketimbang rata-rata pelamar lainnya.
Kalau kamu berencana melanjutkan kuliah setelah lulus S1, akreditasi sangat berpengaruh.
Banyak kampus, baik di dalam maupun luar negeri, mensyaratkan lulusan dari program studi atau kampus yang terakreditasi. Jadi, pilihanmu untuk melanjutkan pendidikan akan makin luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Masoemuniversity.ac.id