IKAWA menggelar workshop DIY jumputan dari baju bekas (petra.ac.id)
INDOZONE.ID – Universitas Kristen Petra (UK Petra), melalui Ikatan Wanita UK Petra (IKAWA) menggelar pertemuan bertajuk "DIY Jumputan: Kreasi Cantik untuk Ibu Kreatif".
Kegiatan tersebut bertempat di Lab Cetak Grafis, Gedung Q1 – SB (Basement). Para anggota tampak antusias mengikuti lokakarya yang bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengasah kreativitas.
Baca juga: Cegah DBD, Mahasiswa UIN Alauddin Kenalkan Spray Sereh Anti Nyamuk Ramah Lingkungan
Acara ini menghadirkan pakar seni, Dr. Dra. Sriti Mayang Sari, M.Sn., sebagai narasumber utama.
Menariknya, para peserta hadir dengan busana serba hitam, memberikan kontras yang apik saat mulai mentransformasi pakaian lama menjadi produk fashion dengan nilai estetika baru.
Ada alasan bermakna di balik pemilihan bahan dalam kegiatan ini. Alih-alih membeli kain baru, para ibu membawa kaos berbahan katun milik mereka yang sudah tidak terpakai, atau yang warnanya telah memudar.
Kurnia Ningsih, selaku perwakilan panitia, menjelaskan bahwa inisiatif yang dilakukan merupakan aksi nyara upcycling dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April lalu.
"Kami mengusung konsep penggunaan kembali (reuse) dan pendauran ulang (recycle). Melalui teknik jumputan, pakaian lama yang tadinya hanya menjadi limbah tekstil di lemari bisa diolah kembali menjadi lebih indah," ungkap Kurnia.
Para ibu menggunakan teknik jumputan (petra.ac.id)
Baca juga: Mahasiswa Undip Borong Penghargaan Usai Sulap Limbah MBG Jadi Produk Pembersih Helm
Selain untuk kepedulian lingkungan, acara tersebut juga menjadi momentum peringatan Hari Kartini untuk memberikan ruang bagi kaum perempuan dalam berkarya dan berdaya.
Berbeda dengan batik yang menuntut kemahiran dalam menggambar atau mencanting, jumputan memungkinkan siapa saja. Bahkan, jumputan bisa dilakukan mereka yang merasa tidak memiliki bakat seni untuk menghasilkan karya memuaskan.
Melalui tema "Kreasi Cantik untuk Ibu Kreatif", IKAWA ingin mendorong para anggotanya untuk berani mengambil ahli peran, dari yang hanya sekadar konsumen menjadi pencipta (creator).
Kepuasan batin para peserta ketika menunjukkan hasil karyanya masing-masing menjadi salah satu kebanggaan dan tujuan utama dari kegiatan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Petra.ac.id