Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 04 MEI 2026 • 09:40 WIB

Mahasiswa Undip Borong Penghargaan Usai Sulap Limbah MBG Jadi Produk Pembersih Helm

Mahasiswa Undip Borong Penghargaan Usai Sulap Limbah MBG Jadi Produk Pembersih HelmMahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro berhasil meraih Silver Medal dan penghargaan Favorite Poster melalui inovasi SAWIT pada ajang Nusantara Writing Festival 5 (NWF 5). (undip.ac.id)

INDOZONE.ID - Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) sukses meraih Silver Medal dan penghargaan Favorite Poster dalam ajang Nusantara Writing Festival 5 (NWF 5) yang berlangsung di Malang, Jawa Timur, pada 18-19 April 2026.

Penghargaan tersebut tim raih lewat inovasi bertajuk SAWIT (Sustainable Aroma-Based Wellness Innovation for Transportation), yakni sebuah solusi berbasis limbah ramah lingkungan untuk meningkatkan keselamatan berkendara.

Tim yang beranggotakan Naufa Nufail, Abdullah Azzam, Ainnaya Alifia Putri, dan Lavirda Pricilvia ini juga mengembangkan sebuah pembersih helm berbahan eco-enzyme dari limbah kulit jeruk hasil dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Produk tersebut tidak hanya berfungsi menjaga kebersihan helm, tetapi juga dirancang dengan stimulus aroma yang dapat membantu meningkatkan fokus pengendara, khususnya pengemudi ojek online (ojol).

Baca juga: 5 Jurusan yang Tidak Mudah Digantikan AI, Cocok untuk Karier Jangka Panjang

Naufa menjelaskan, ide inovasi ini berangkat dari tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang kerap dipicu oleh kelelahan dan menurunnya konsentrasi pengendara motor. 

Helm yang digunakan hingga belasan jam dapat menjadi lembap dan memicu bau tidak sedap yang berpotensi menurunkan fokus. Melalui SAWIT, kami mengintegrasikan aspek kesehatan dan lingkungan untuk menciptakan solusi yang aplikatif,” tuturnya.

Inovasi SAWIT memanfaatkan kandungan senyawa seperti limonene dan menthol, yang dikenal mampu memberikan efek stimulasi pada sistem saraf, sehingga dapat meningkatkan tingkat kewaspadaan pengguna. 

Selain itu, inovasi ini dinilai memiliki keunggulan karena memadukan isu kesehatan, keselamatan transportasi, sekaligus pengelolaan limbah menjadi produk dengan nilai guna.

Baca juga: 10 Istilah di Dunia Perkuliahan yang Wajib Diketahui Mahasiswa Baru, Lengkap Beserta Artinya

Kami ingin menunjukkan bahwa inovasi ini tidak berhenti pada gagasan, tetapi memiliki potensi untuk diterapkan secara nyata di masyarakat,” lanjutnya.

Tak hanya sebatas konsep, tim juga menghadirkan prototipe sebagai bentuk kesiapan implementasi di lapangan. Hal ini menjadi salah satu faktor yang memperkuat penilaian dewan juri dalam kompetisi tersebut.

Proses pengembangan SAWIT tak bisa lepas dari dukungan dosen pembimbing serta lingkungan akademik Fakultas Kedokteran Undip, yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan riset berbasis solusi nyata. 

Ke depan, tim berencana melakukan pengembangan lanjutan, termasuk validasi ilmiah serta uji coba langsung kepada masyarakat, khususnya pengemudi ojek online di Semarang. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Undip.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa Undip Borong Penghargaan Usai Sulap Limbah MBG Jadi Produk Pembersih Helm

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!