INDOZONE.ID - Universitas Sumatera Utara (USU) menunjukkan taringnya Dalam ajang bergengsi bertajuk Kompetisi Gagasan Sosial Inovatif (KGSI), para mahasiswa USU berhasil menyapu bersih gelar juara I, II, dan III.
Kompetisi yang mengusung tema besar “Memberdayakan Pendidikan di Era Digital”, merupakan kolaborasi antara media Narasi, Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, dan pihak universitas USU.
Baca juga: Unpad Gandeng Universiti Malaysia Sabah, Perkuat Kolaborasi Global Lewat Inovasi Akuaponik
Acara puncak yang penuh antusiasme ini dilaksanakan pada 13 Mei 2026, yang bertempat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USU, Medan.
Sebelum berhasil masuk ke babak final, mahasiswa USU harus melakukan persaingan yang berlangsung dengan ketat. Ada delapan peserta terbaik yang bersaing memperebutkan gelar juara.
Para finalis tidak hanya berasal dari USU, tetapi juga mewakili berbagai perguruan tinggi ternama lainnya di Sumatera Utara, seperti Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Universitas Medan Area (UMA), hingga Universitas Katolik Santo Thomas.
Keberhasilan mahasiswa USU dalam mendominasi podium juara menjadi bukti nyata kreativitas dan kepedulian sosial mereka terhadap isu-isu pendidikan modern.
Gelar Juara I diraih oleh Aura Savinka Balqis, mahasiswi program studi Sastra Inggris angkatan 2022. Sementara itu, posisi Juara II ditempati oleh M. Ghozi Muzzaki dari prodi Teknologi Pangan angkatan 2023, dan Juara III diraih oleh Nur Syafika, mahasiswi Ilmu Hukum angkatan 2025.
Aura Savinka Balqis, mahasiswa USU Prodi Sastra Inggris yang berhasil meraih juara 1 (usu.ac.id)
Baca juga: ITS Terapkan Teknologi AI Face Recognition dan Keamanan Ketat di UTBK SNBT 2026
Aura Savinka Balqis, selaku pemenang utama, mengajukan ide brilian berupa program bertajuk “Digital Learning Companion: AI Literacy and Fact-Checking Microclass”.
Program tersebut dirancang sebagai kelas singkat atau microclass untuk membekali mahasiswa agar memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Inisiatif yang diciptakan lahir dari pengamatan Aura terhadap masalah-masalah di lingkungan kampus yang sering kali luput dari perhatian.
Ia mengajak rekan-rekan mahasiswanya untuk lebih peka terhadap keadaan sekitar. Menurutnya, perubahan besar bisa dimulai dari langkah-langkah kecil yang nyata dan masuk akal untuk dilakukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Usu.ac.id