Diikuti 38 Perguruan Tinggi se-Indonesia, UNY Gelar Program Wirausaha Merdeka Tahun Kedua: Kunci Cepat Jadi Pengusaha Muda
INDOZONE.ID - Univeristas Negeri Yogyakarta (UNY) telah membuka gelaran Grand Opening Program EduBlank-On Program Wirausaha Merdeka UNY dilakukan pada Rabu (25/9/2024) yang berlangsung di Performance Hall Fakultas Bahasa Seni dan Budaya.
Diketahui, Program Wirausaha Merdeka merupakan inisiatif yang sejalan dengan visi besar Kampus Merdeka, yang bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi di luar batas ruang kelas.
Wakil Rektor UNY, Prof Soni Nopemberi mengatakan, melalui program ini, mahasiswa dibekali dengan keterampilan kewirausahaan, pemahaman tentang dunia bisnis, serta pengalaman nyata dalam menjalankan usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Baca Juga: UGM Jadi yang Pertama Kolaborasi dengan Industri Maritim PT PAL Indonesia
Singkatnya, simbol untuk lahirnya wirausaha juara yang terus tumbuh, teguh dan selalu tangguh.
"Ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat luas, yang tentunya dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses," jelas Prof Soni.
Program ini terbuka untuk seluruh mahasiswa baik akademik maupun vokasi. Pada tahun ini sebanyak 38 perguruan tinggi yang ikut serta dan merupakan perpanjangan tangan untuk memfasilitasi mahasiswa dalam mengeksplorasi dunia wirausaha mulai dari pembekalan ilmu pengetahuan hingga praktik langsung di lapangan.
Ketua Program Wirausaha Merdeka Edublank-On UNY, Dr Yudan Hermawan enambahkan, program ini diikuti oleh 400 orang mahasiswa dari 28 perguruan tinggi se-Indonesia termasuk UNY yang terseleksi dari lebih 600 mahasiswa yang mendaftarkan.
Baca Juga: Kreatif! Mahasiswa KKN UNY Ciptakan Insektisida Alami dari Daun Bawang, Kok Bisa?
"Ini sudah tahun kedua UNY menyelenggarakan program ini dan antusiasnya sangat luar biasa, yang pertama hanya diikuti 400 peserta tapi justru tahun ini bertambah jadi 700 peserta," kata Yudan.
Lanjut menurut Yudan, keberhasilan Program Wirausaha Merdeka ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga bagi UNY dan masyarakat secara luas. UNY semakin dikenal sebagai kampus yang melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang kreatif dan inovatif.
"Selain itu, startup-startup yang lahir dari program ini juga berpotensi untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," jelasnya.
Selama mengikuti EduBlank-On mahasiswa diberi pelatihan oleh pakar di bidangnya seperti mantan tukang sapu yang menjadi pengusaha sekaligus pemilik CV 3 Jaya Tri Sumono dan Ketua Bidang I HIPMI DIY Fajarruddin Achmad Muharom yang menyampaikan materi ‘Bisnis, Kreativitas dan Inovasi’.
Selain itu, para peserta juga menjalani tiga tahap yakni diantaranya Pre-Immersion, Immersion dan Post-Immersion.
Pada tahap Pre-Immersion diharapkan agar mampu memiliki pengetahuan dasar kewirausahaan dan peningkatan mindset wirausaha serta memvalidasi ide bisnisnya.
Pada tahapan Immersion perguruan tinggi pelaksana program melakukan kerjasama dengan UMKM dan/atau industri untuk memfasilitasi secara langsung mahasiswa belajar dan mendapatkan pengalaman secara nyata (onboarding).
Pada tahap Post-Immersion mahasiswa akan kembali ke perguruan tinggi pelaksana program untuk mendapatkan pendampingan secara intensif sehingga mahasiswa mampu melakukan proses dan tahapan validasi produk dan kelayakan usaha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung