INDOZONE.ID - Bak mimpi jadi kenyataan, ungkapan Putri Khasanah (18) semula mengira pendidikan tinggi adalah hal yang jauh dari kehidupannya.
Berbekal prestasi, ia menembus Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumental dan Kontrol melalui Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
Lebih lagi, ia berhasil mendapatkan bebas biaya kuliah melalui program UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi dengan subsidi 100 persen.
Kabar membahagiakan ini tak disangka oleh keluarganya, terutama Ayahnya, Adil (48).
Sehari-hari, Ayahnya berkeliling sebagai pedagang asongan. Sementara Ibunya adalah ibu rumah tangga.
Adil mengaku sangat tidak menyangka bahwa putrinya, anak kedua dari tiga bersaudara, dapat lolos tes perguruan tinggi melalui jalur prestasi tanpa berkewajian membayar sepeser pun.
Menurut Adil, penghasilan dalam sebulannya tidaklah menentu. Rata-rata pendapatan yang dapat dibawa pulang Adil selama satu bulan sebesar Rp. 500 ribu.
Nyaris tak percaya, Adil sangat bersyukur. Kabar Putri berkesempatan untuk berkuliah merupakan menjadi harapan pertama meraih gelar sarjana melihat dirinya, Ibu dan Kakaknya merupakan lulusan SLTA sederajat.
Baca juga: Kisah Varen, Anak Pedagang Kantin Bisa Kuliah Gratis di FTP UGM: Bukti Usaha Tak Khianati Hasil!
Prestasi Lahir dari Kesederhanaan
Meskipun terbatas dengan ekonomi, Putri konsisten mengukir prestasi di berbagai kompetisi Matematika. Tidak hanya di tingkat regional, Putri aktif mengikuti kompetisi tingkat nasional.
Sambil belajar mandiri melalui materi gratis daring seperti edukasi di Youtube dan latihan soal gratis.
“Biasanya, aku belajar lewat YouTube sebagai tambahan materi. Sebelum ikut lomba, aku juga mengerjakan latihan soal yang ada di internet,” ungkap Putri.
Dari upayanya melompati keterbatasan mendapatkan bimbingan belajar seperti rekan sepantarannya, Putri membuktikan dengan sederet prestasi yang ia dapatkan dari subjek kecintaannya, Matematika.
-
Medali Perunggu Science GO bidang Matematika (2020)
-
Medali Emas Pekan Olimpiade Sains Nasional (POSN) bidang Matematika (2023)
-
Semifinalis Olimpiade Matematika UIN Sunan Kalijaga (OMSUKA) (2022)
Baca juga: Terbelenggu Kemiskinan, Begini Perjuangan Anak Penjual Jerami Kuliah Gratis di UGM
Berbekal ketertarikan pada logika dan rangkaian listrik, Putri menatap berkarier di PLN.
Putri berharap cita-citanya ini dapat mengangkat derajat keluarganya. Ia berjanji akan memanfaatkan kesempatan ini untuk membanggakan orangtuanya. “Saya ingin membanggakan orang tua kelak” ungkap Putri.
Semangat Putri mengejar cita-cita layak jadi teladan. Kisah Putri menegaskan bahwa mimpi tak akan kalah oleh keterbatasan.
Dengan tekun belajar, ia menjadikan prestasi sebagai “tiket” menembus gerbang UGM tanpa biaya yang memebebani keluarga.
Kini, Putri bertekad menjaga cahaya listrik tetap menyala—sembari menyalakan asa bagi mereka yang hidup dalam kesederhanaan. Selama tekad bersinar, terang pendidikan akan selalu menemukan jalannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ugm.ac.id