INDOZONE.ID - Siapa sih di sini sudah mau kuliah tapi masih bingung harus ngapain aja? Kalau belajar sih udah pasti, tapi apa iya cuma belajar aja?.
Saat baru masuk ke kampus sebagai mahasiswa baru, mungkin banyak dari kamu akan merasa bingung harus ngapain aja. Dari kebingungan inilah, penting untuk kamu buat bikin study plan di setiap semesternya.
Study plan ini bakal bantu kamu selama kuliah, khususnya di setiap semester. Kamu pun jadi punya target yang jelas dan harus dicapai setiap semesternya.
Baca juga: STIS vs STAN: Mana yang Lebih Sulit dan Favorit? Ini Dia Penjelasannya
Bukan cuma itu, dengan study plan, kamu juga gak jadi mahasiswa nyasar yang cuma ikut-ikutan teman aja. Padahal, ini adalah kuliah kamu, yang harus dijalankan dengan baik dan benar.
Kalau kamu masih bingung buat bikin study plan, berikut beberapa saran yang bisa ditiru di study plan kamu, biar gak jadi mahasiswa nyasar.
Semester 1
Pada semester 1, usahakan fokus di akademik (perkuliahan). Kamu bisa capai IP semaksimal mungkin.
Di semester ini juga kamu mulai bangun branding di sosial media. Terakhir, kamu bisa mulai aktif buat ikut organisasi kampus atau mencari tahu terlebih dahulu.
Semester 2
Pada semester 2 jangkauannya pasti lebih luas. Kamu bisa gabung ke organisasi luar kampus, untuk memperluas relasi dan potensi diri. Tapi jangan sampai lupa buat tetap jaga IP, agar tidak turun.
Jika memungkinkan, kamu bisa ikut berbagai program mentoring di tingkat nasional. Terakhir, kamu bisa cari tahu lebih jauh seluk beluk kampus.
Semester 3
Di semester ini, kamu bisa buat CV atau portofolio lebih profesional. Selain itu, coba sesekali ikut volunteer di luar kampus.
Eksplor lebih jauh bidang yang kamu minati selain latar belakang jurusan. Kamu juga bisa ikut bootcamp untuk menambah skill dan kemampuan.
Semester 4
Mulai coba ikuti magang non-kampus (buat cari pengalaman). Kamu juga bisa ikut tes TOEFL buat latih kemampuan bahasa Inggris.
Di semester ini juga, mulai cari tahu tentang info magang dari Kementerian seperti Magang Berdampak. Terakhir, jika memungkinkan, kamu bisa ikut relawan ke daerah 3T.
Baca juga: Jadi Tuan Rumah KRAI 2025, ITB Wadahi Seleksi untuk Tembus Final ABU Robocon di Mongolia
Semester 5
Semester 5 ini jadi semester yang bisa dibilang bosen-bosen nya kuliah (masuk tahun ketiga kuliah).
Di semester ini, kamu bisa ikut magang di perusahaan besar, dengan mengikuti program Magang Berdampak. Selain itu, kamu juga bisa daftar beasiswa atau student exchange untuk menambah pengalaman.
Semester 6
Pada semester ini, biasanya jabatan organisasi sudah cukup tinggi (jika ikut berjenjang). Jadi kamu masih bisa ikut kegiatan di semester selanjutnya.
Bagi yang belum magang di semester sebelumnya, disarankan untuk ikut magang. Namun, yang paling krusial di semester ini yaitu mulai menyusun judul skripsi/tugas akhir.
Baca juga: Memilih Jalan Berbeda: Mahasiswa UNESA Asal Sampang Buktikan Dedikasi Akademik dengan Skripsi
Semester 7 dan 8
Nah, di dua semester akhir ini, kamu bakal disibukan dengan KKN (Kuliah Kerja Nyata), jika kampusnya mengadakan. Jangan lupa buat menyusun skripsi, pastikan jangan sampai nambah semester.
Di semester ini juga, kamu sudah harus memikirkan lebih visioner untuk kedepannya, khususnya setelah lulus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@utbk_snbt