Jumat, 25 JULI 2025 • 12:00 WIB

Mahasiswa KKN-T UNDIP Tim 11 Kelompok 2 Berikan Edukasi Anti-Bullying kepada Siswa Kelas 6 di SDN 2 Pudakpayung Semarang

Author

Mahasiswa KKN Undip Berikan Edukasi Anti-Bullying (Farikha/Z Creators)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tim 11 Kelompok 2 kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan ramah anak. Pada hari Rabu, 23 Juli 2025, mereka mengadakan program edukasi bertema “Teman Hebat, Stop Bullying!” untuk siswa-siswi kelas 6 di SD Negeri 2 Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah dasar. Dalam sesi edukasi yang berlangsung selama satu jam lebih tersebut, para mahasiswa menyampaikan materi secara menarik dan interaktif. Mereka menjelaskan pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan mulai dari verbal, fisik, hingga perundungan secara sosial, serta dampak jangka panjang yang bisa ditimbulkan baik terhadap korban maupun pelaku.

Baca juga: Tim Pengabdian Masyarakat UNDIP IDBU 08 Suarakan Bahaya Judi Online: Waspada dan Ketahui Dampaknya!

Melalui media visual, cerita pendek, dan sesi tanya jawab, siswa diajak mengenali situasi yang bisa termasuk kategori bullying, sekaligus diajarkan bagaimana cara menghindari, melawan, dan melaporkan tindakan semacam itu. Anak-anak juga diminta untuk menuliskan pengalaman bullying, pendapat, dan pesan anti-bullying dalam secarik kertas.

Rasad Maulana Nugraha, salah satu mahasiswa KKN-T UNDIP yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok 2 sekaligus menjadi fasilitator dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa pendekatan kepada anak-anak sekolah dasar perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan usia dan kondisi psikologis mereka. Oleh karena itu, metode yang digunakan lebih menekankan pada pembelajaran yang menyenangkan (fun learning) agar materi mudah dipahami dan membekas dalam ingatan.

“Kami berharap siswa bisa lebih berani bersuara jika melihat atau mengalami bullying, dan yang paling penting, mereka mampu menjadi pelindung bagi teman-temannya, bukan pelaku,” ujarnya.

Baca juga: Kreatif di Era Digital: Mahasiswa UNDIP Bimbing Karyawan Koperasi Belajar Canva

Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman, dan menunjukkan empati terhadap isu yang diangkat. Tak sedikit dari mereka yang mengaku baru kali ini memahami bahwa beberapa candaan atau tindakan sehari-hari bisa termasuk bentuk perundungan.

Kegiatan edukasi anti-bullying ini menjadi salah satu program unggulan mahasiswa KKN-T UNDIP Tim 11 Kelompok 2 dalam bidang pendidikan karakter. Dengan pendekatan yang mengedepankan nilai empati, toleransi, dan keberanian untuk bersuara, mereka berharap dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian antarsiswa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU