INDOZONE.ID - Buat masuk ke perguruan tinggi, ada banyak banget jalur yang bisa kamu ikuti. Kamu kamu belum beruntung di satu jalur pun bisa coba jalur lain.
Untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), ada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), atau jalur mandiri. Biasanya, jalur mandiri ini berbeda-beda tiap kampus.
Baca juga: Bangun Kesadaran Seputar Pelecehan Seksual, Mahasiswa KKN Unhas Beri Solusi Konkret
Selain itu, kalau kamu ingin masuk ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS), punya skema masing-masing, mulai dari nilai hingga tes langsung.
Bukan cuma itu, ada salah satu jalur unik untuk masuk ke beberapa perguruan tinggi yaitu jalur influencer. Memang gak semua kampus ada jalur ini. Lalu, kampus mana aja sih yang ada jalur influencer?.
Baca juga: KIP Kuliah 2025: Panduan Lengkap – Syarat, Jadwal, dan Mekanisme Penyaluran Resmi
Apa itu Jalur Influencer ?
Jalur influencer dirancang buat mengakomodasi siswa/siswi yang memiliki pengaruh (influence) di platform media sosial, seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan X. Pihak kampus melihat potensi mereka buat branding serta nilai tambah di dunia pendidikan.
Daftar Kampus yang Buka Jalur Influencer
UNISA (Universitas Aisyiyah Yogyakarta)
Untuk kamu yang ingin masuk UNISA lewat jalur ini, ada syarat. Pertama, untuk YouTuber, minimal 5.000 subscriber. Sedangkan Instagram/TikTok/X, minimal 10.000 followers.
Baca juga: Tanamkan Kesiapsiagaan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Kebencanaan ke Siswa SD
ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Departemen Desain Produk memberikan “golden ticket” pada jalur ini. Para calon mahasiswa hanya perlu link sosial media nya sebagai portofolio.
UNNES (Universitas Negeri Semarang)
Kalau ingin masuk UNNES jalur ini, para calon mahasiswa wajib punya minimal 30.000 followers/subscriber. Selain itu, konten harus bersifat edukatif (motivasi, akademik, atau inovasi).
UMKT (Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur)
Syarat jalur influencer UMKT cukup mudah. Para mahasiswa hanya perlu memiliki minimal followers Instagram/TikTok/X sebanyak 8.000. Sedangkan YouTube, minimal 3.000 subscriber.
Baca juga: LSPR Institute Gelar Alumni Summit & Awards 2025, Bentuk Apresiasi Terhadap Para Lulusan Berprestasi
Institut STIAMI
Buat jalur influencer, Institut STIAMI juga menawarkan beasiswa 50% hingga bebas biaya masuk. Kalau kamu ingin masuk jalur ini, syaratnya yaitu minimal subscribe YouTube sebanyak 5.000 dan Instagram 10.000 followers.
Tantangan Jalur Influencer
Buat kamu yang mau masuk jalur ini, pastinya ada tantangan yang harus diperhatikan. Pertama, dari kualitas konten yang kamu buat. Tidak semua kampus terbuka atau menerima konten hiburan semata.
Baca juga: Stop Jadi Donatur Kampus! Ini Dia Target Menyusun Skripsi Supaya Gak Telat Lulus
Ada kampus juga yang menjadikan isi konten sebagai syarat, misalnya UNNES yang wajib konten edukatif.
Kedua, kompetisi yang ketat dan jumlah kuota terbatas. Keterbatasan ini tentunya bisa membuat persaingan semakin tinggi. Terakhir, wajib konsisten dalam buat konten.
Setelah lulus lewat jalur ini, kampus akan tetap memantau keaktifan kamu di sosial media. Jangan sampai kamu jarang membuat konten atau konten yang gak sesuai syarat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@utbk_snbt